Bismillahirahmanirahim
Assalamualaykum wr wb
TANGGUNG JAWAB ISTRI TERHADAP SUAMI
Allah SWT berfirman yg artinya :
“Ditampakkan Indah pd pandangan manusia kecintaan kepada segala yg diinginkan, yaitu : wanita ; anak;harta yg berlimpah berupa emas,perak,kuda pilihan,ternak,dan sawah ladang. Itulah kesenangan kehidupan dunia,padahal di sisi Allah adalah kesudahan yg baik “ ( QS. Ali Imran (4) ayat 14)
Pada ayat di atas diterangakan bahwa wanita dikatagorikan sebagai perhiasan dunia.Kalau begitu,ia menjadikan perhiasan siapa? Wanita menjadi perhiasan laki-laki.
Dalam hadis disebutkan yang artinya
:
Dari Abdulah bin Amir bin Ash bahwa Rasulullah saw bersabda “ Dunia adalah perhiasan dan perhiasan ( dunia ) yg terbaik adalah wanita shalihah “ ( HR. Muslim )
Pada ayat tersebut disebutkan pula bahwa wanita adalah mataan’un, yaitu perhiasan. Hal ini tdk berarti bahwa martabat wanita lebih rendah dari pada laki-laki akan tetapi,maksud perhiasan tersebut ialah wanita di dunia ini berfungsi sebagai perhiasan bagi laki-laki sedangkan laki-laki berfungsi sebagai tulang punggung kehidupan wanita.
Al Quran dan Hadizt Rasulullah saw menyatakan bahwa laki-laki adalah pelaku utama oleh karena itu,kelezatan yg pertama dicari oleh laki-laki adalah wanita.
Jadi, seorang wanita yg menjadi istri haruslah dapat memfungsikan diri laksana perhiasan yg melekat pd diri pemakainya. Istri harus selalu menjadi penyejuk, penyedap, pesona dan pemberi semangat hidup bagi suami, laksana perhiasan emas yang menempel pada diri seorang wanita.
MENTAATI PERiNTAH SUAMI
Hadits berikut yang artinya:
Rasulullah saw bersabda : “ sekiranya aku boleh menyuruh seseorang sujud kepada orang lain, tentu aku akan menyuruh seorang istri sujud kepada suaminya “ ( HR. Tirmidzi, dari Abu Hurairah ).
Pada Hadits diatas dijelaskan sujud adalah sikap menghabakan. Nabi saw menunjukkan bahwa suami dijadikan Allah sebagai pemimpin istri dan keluarganya. Kelebihan yg Allah berikan kepada para suami ini diimbangi dg pembebanan kewajiban yg harus dipikul olehnya. Kewajiban tersebut yaitu memberi nafkah kepada anak dan istrinya.
Suami diberikan wewenang oleh Allah untuk memegang tongkat kepemimpinan terhadap istri dan anak-anaknya supaya kepemimpinan suami ini dpt berjalan dengan baik, istri diwajibkan mentaati perintah suami itu benar. Jika istri diperintah oleh suami untuk membuat makan , mencuci, memelihara kebersihkan rumah tidak mau istri telah berbuat durhaka terhadap suami, perintah yg hrs dilakukan oleh istri itu tentunya yg sanggup ia lakukan sesuai kemampuannya. Jika ternyata suami menyuruh mengerjakan sesuatu yg tdk mampu dilaksanakan oleh istri ,suami dikatakan telah berlaku dhalim. Istri hrs berterus terang kepada suami, jika tdk sanggup melaksanakannya.
MELAYANI KEBUTUHAN SUAMI
Diriwayatkan dalam Hadits berikut ini yg artinya :
Dari Abu ’Ali Thalq bin ’Ali, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : ” Bila seorang suami memanggil istrinya untuk memenuhi kebutuhan ( seksual)nya,hendaklah ia penuhi sekalipun ia sedang diatas cerobong yg tinggi ” ( HR. Tirmidzi dan Nasa’i)
Hadits berikut yg artinya :
Dari Ibnu”Umar, ia berkata : Rasulullah saw bersabda ” Allah melaknat wanita yg menunda-nunda, yaitu seorang istri yg ketika diajak suaminya ke tempat tidurnya, ia berkata : ’ Nanti dulu,’ sehingga suami tertidur sendirian ” ( HR .Khatib ).
Setiap istri wajib melayani kebutuhan seksual suaminya dan tidak boleh menolak atau menunda kecuali karena alasan yg dibenarkan oleh syaria’at islam yaitu : Sedang Haid, sedang nifas melakukan puasa wajib dan menjalankan ibadah haji atau umrah sebelum tahallul.
MEMELIHARA DAN MENGASUH ANAK SUAMI.
Rasulullah saw bersabda yg artinya :
“ Wanita yg terbaik yg pandai mengendarai onta. Wanita Quraisy yg paling baik ialah wanita yg lembut kepada anaknya yg masih kecil dan paling memperhatikan suami yg tengah bersamanya “ ( HR. Ahmad,Baihaqi, dari Abu Hurairah ).
Seorang suami terkadang membawa anak dari istri yg terdahulu. Hubungan anak dg istri baru adalah anak tiri, walaupun kepada anak tiri, ibu tiri berkewajiban untuk memperlakukan dg kasih sayang sebagaimana anak kandungnya sendiri, terutama anak tiri masih belum baligh. Tanggung jawab ibu tiri sama halnya ibu kandung yaitu: mendidik anak tirinya menjadi anak shalih, Membesarkan mereka dengan kasih sayang sesuai ajaran agama, Menjadikan mereka memahami tanggung jawab sebagai anak yg wajib berbakti kepada ibu bapak , termasuk ibu tiri dan lainnya.. Hal ini karena kewajiban mengasuh anak-anak suami merupakan bagian dari kewajiban istri berbakti kepada suaminya.
MEMBANTU KEHIDUPAN AGAMA SUAMI.
Allah swt berfirman yang artinya :
” ( Ingatlah ) ketika istri imran berkata : Wahai tuhanku,sesungguhnya aku menadzarkan kepadamu anak yg ada dlm kandungan ini menjadi hamba yg shalih dan berkhidmat ( di Baitul Maqdis ). Karena itu, terimalah nadzar itu dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha mendengar dan Maha mengetahui ” ( QS. Ali Imran : 35 )
Seorang istri mempunyai kewajiban berdakwah.Orang yg paling utama didakwah adalah suaminya sendiri. Karena itu, tugas seorang istri membantu kehidupan beragama suaminya adalah Fardhu ’ain. Maksudnya, kewajiban yg hrs dilakukan tiap-tiap orang. Karenanya,istri adalah orang yg paling bertanggung jawab meluruskan perilaku suami yg tdk sejalan dg ketentuan islam
Contoh kiprah seorang istri yg membantu kehidupan agama suaminya ialah apa yg dilakukan istri ’ Imran as, kejadian ini dijelaskan dlm QS Ali Imran : 35
BERDANDAN UNTUK MENGGAIRAHKAN SUAMI
Diriwayatkan dalam Hadits berikut yg artinya :
Nabi saw bersabda : ” Sebaik –baik istri kamu ialah yg menjaga diri lagi pandai membangkitkan syahwat,yaitu keras menjaga kehormatannya, pandai membangkitkan syawat suaminya ” ( HR. Dailami, dari Anas ).
Hadits dari sahabat Anas diatas. Dua hal penting yg hrs diperhatikan oleh istri guna menjaga gairah suaminya kepadanya yaitu :
1. Tidak membiarkan laki-laki lain menyentuh kehormatannya.
2. Pandai menimbulkan gairah seksual suaminya
MEMELIHARA HARGA DIRI DAN HARTA SUAMI
Diriwayatkan dalam Hadits berikut yg artinya :
Rasulullah saw bersabda ;” Sebaik-baik istri yaitu yg menyenangkanmu ketika kamu lihat,taat kepadamu ketika kamu suruh,menjaga dirinya dan hartamu ketika kamu pergi ” ( HR. Thabarani,dari Abdullah bin salam )
Allah berfirman yang artinya :
” wanita-wanita shalihah yaitu yang taat ( berdiam di rumah ) lagi memelihara kehormatannya ketika suaminya pergi sebagaimana Allah telah memeliharanya ” ( QS An- Nisaa : 34 ).
Hadits dan ayat di atas memerintahkan istri untuk menaati suami, menjaga harta suami, dan memelihara kehormatannya pada saat suami tidak di rumah. Taat artinya mengikuti perintah yg benar,yg tdk berlawanan dg ketentuan agama. Mengikuti perintah –perintah suami yg berlawanan dengan ketentuan agama,tdk dikatakan taat menurut Allah dan Rasul-Nya, tetapi dikatakan durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya.
SELALU LEMBUT DALAM MEMANDANG SUAMI
Diriwatkan dalam Hadits berikut yang artinya :
Nabi saw bersabda : ” Sesungguhnya seorang suami melihat istrinya ( dengan kasih sayang ) dan istrinyapun melihatnya ( dengan kasih sayang pula ), maka Allah melihat keduanya dengan pandangan kasih sayang. Dan bila suami memegang telapak tangan istrinya, maka dosa-dosa mereka keluar dari celah jari-jari tangan mereka ” ( HR Rafi’i dan Abu Sa’id ).
Lembut dan gemulai sdh menjadi fitrah kaum wanita. Allah ciptakan fisik mereka lebih lembut dr pd pria. Sifat dan sikap kaum wanitapun Allah jadikan lembut dan halus sesuai dan serasi dg keadaan fisik mereka. Tentu saja kelembutan dan kehalusan ini mempunyai sifat penting dlm tatanan kehidupan dlm keluarga dan masyarakat.
Yang dimaksud sifat lembut istri kepada suaminya ini ialah istri bersikap ramah, murah senyum,berlapang dada dan santun kpd suaminya walaupun suami sedang marah. Sikap lembut ini sangat besar peranannya dlm meluruskan tingkah laku suaminya yg salah. Karena begitu pentingnya ,sikap lembutan istri kpd suami, maka Rasulullah saw. Menetapkan hal itu sebagai bagian dari ajaran tata pergaulan suami istri.
MENGALAH KEPADA SUAMI
Allah Swt berfirman yg artinya :
” Jika seorang istri khawatir suaminya berbuat nusyuz atau bersikap acuh, tdk mengapa mereka mengadakan perdamaian sunguh-sunguh dan perdamaian itu lebih baik ( bagi mereka ), sekalipun nafsu manusia itu tabiatnya kikir. Jika kamu berlaku baik ( kpd istrimu ) dan bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yg kamu lakukan ” ( QS An Nisaa ( 4) ayat 128 )
Allah swt berfirma yg artinya :
”..Dan para wanita mempunyai hak seimbang dengan kewajiban menurut cara yg ma’ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai suatu tingkat kelebihan daripada istrinya ” ( QS. Al- Baqarah ayat 228 )
Damai dalam kehidupan keluarga menjadi tujuan agama dlm mensyaria’atkan pernikahan. Oleh karena itu, hendaklah kaum muslim menyingkirkan segala macam kemungkinan yg dpt menghilangkan suasana damai dlm keluarga.hilangnya suasana damai dlm keluarga membuka kemungkinan terjadinya perceraian yg dibenci Allah swt.
BERTERIMA KASIH ATAS KEBAIKAN SUAMI
Diriwayatkan dlm Hadits berikut :
Dari Abdullah bin Amr, ujarnya : Rasulullah saw brsabda ” Allah tdk mau melihat istri yg tdk berterima kasih atas kebaikan suaminya, padahal ia selalu memerlukannya ( HR Nasa;i )
KELUAR RUMAH HARUS MINTA IJIN SUAMI
Diriwayatkan dalam Hadits berikut yang artinya :
Nabi saw bersabda : ” Siapa saja yang istri yg keluar dari rumahnya tanpa izin suaminya,maka ia berada dlm kemurkaan Allah sampai ia pulang atau suaminya merelakannya. ” ( HR .Khathib,dari Anas )
Istri yg taat pd suami tentu tdk merasa tertekan atau terpenjarakan di rumah bila ia mengikuti tuntunan islam dlm berumah tangga.
Seorang istri yg shalihah justru menemukan ketentraman batin dan kepuasan rohaniah dg mematuhi ketentuan berkeluarga islami.
Karena itu ,kiranya sdh menjadi konsekuensi seorang istri yg shalihah bila mempunyai kepentingan di luar rumah ke rumah keluarga,teman,tempat hiburan belanja dan kemesjid atau mushola,untuk lebih dulu mendapat izin suaminya
TIDAK MENYAKITI HATI SUAMI
Diriwayatkan dlm Hadits berikut
Dari Mu’adz bin jabal, dari Nabi saw , sabdanya : ” Jangan seorang istri menyakiti suaminya di dunia ini karena bidadari dari surga berkata kepadanya : Janganlah engkau sakiti dia, semoga Allah membinasakanmu, sebab dia ( suamimu ) hanya sebentar disisimu. Ia segera akan berpisah darimu untuk pergi kepada kami ” ( HR. Tirmidzi )
Juga disebutkan dalan Hadits berikut yang artinya :
Dari Husbain bin Mihshan, bahwa salah seorang bibinya datang kepada Nabi saw, lalu Nabi bersabda kepadanya: ” Apakah engkau mempunyai suami ” Jawabnya ” ya ” sabdanya: ” Bagaimana keadanmu dengan dia ? ” Jawabnya : ” saya selalu mendahulukan keperluannya selama saya mampu melakukannya ” Sabda lagi : ” Bagaimana engkau hidup bersamanya ? Sesungguhnya ( suamimu ) adalah surgamu dan nerakamu ” ( Hr. Ahmad dan Nasa’i ).
Istri dikatakan menyakiti hati suami bila sikap atau perbuatannya dpt dinilai merendahkan martabat suaminya. Misalnya dikala istri berkunjung kpd ibu bapaknya, yaitu mertua suami ,istri tdk mempedulikan pelayanan kpd suaminya istri bahkan menjadikan sang suami bagaikan pelayan di rumah ibu bapaknya. Perlakuan istri semacam ini membuat hati suami dongkol
Contoh lain istri bermalas –malasan untuk mengerjakan pekerjaan rumah karena lebih suka menonton sinetron di TV .karena sikap malasnya, tugas membersihkan rumah menjadi beban suami. Bila ditegur sifatnya tak acuh.
Istri yang menyakiti hati suami diancam oleh islam tdk mendapatkan balasan surga kelak diakhirat. Oleh karena itu, wahai para istri, berhati-hatilah dalam bersikap dan bertindak terhadap suami anda.
Terima kasih, ringkasan tulisan diatas diambil sebagian dari buku 40 tanggung jawab istri terhadap suami, selamat membaca semoga berguna bagi kita semua umat muslim terutama kaum istri ,
Wednesday, March 28, 2007
Pentingnya Menghargai Istrimu
Assalamualaykum wr wb
Bisimillah hirRohman nirRohim
Bawakan istrimu perhiasan agar ia senang. Bila istrimu marah, bawakan sesuatu yang ia sukai. Kalian harus tahu, bahwa kalian tidak boleh melukai istrimu!. Buatlah mereka selalu senang denganmu, jika tidak, bila kalian pulang kerumah, maka mereka akan pergi. Kalian mengerti !. Jagalah agar mereka selalu senang pada kalian, maka mereka akan mebalasnya dengan kebahagiaan juga.
Wanita sebenarnya diuntungkan, baik di kehidupan di dunia maupun di kehidupan selanjutnya. Mengapa??. Karena mereka tidak akan diberi pertanyaan. Di Hari Perhitungan, semua wanita yang bersuami akan datang bersama suaminya. Bila suaminya masuk surga maka mereka akan ikut dan tidak ada pertanyaan untuknya. Tetapi si suami akan diberikan berbagai macam pertanyaan . Apakah kalian mengerti!!.
Dengan menunjukkan passport di pintu surga, istrimu juga akan ikut bersamamu. Allah swt akan bertanya, " Apakah ini istrimu", maka kalian akan berkata "Ya, ini istriku". "Apakah engkau puas dengannya?". Jika kalian menjawab," Ya, aku puas dengannya " , maka Allah swt akan berkata," Bawa dia dan masuklah ke surga". Tetapi jika kalian berkata, bahwa aku tidak puas dengannya karena ia terlalu banyak bicara dan sebagainya, maka Allah akan berkata," Berhenti! . "Mengapa engkau tidak puas dengan istrimu?". Karena istrimu adalah menjadi penghalangmu dengan neraka. Jika istrimu tidak bersamamu maka kalianpun sudah masuk neraka. Oleh sebab itu para istri lebih berharga dari dirimu.
Jika para istri kalian tidak berlaku sebagai penghalang, maka kalian semua sudah masuk neraka. Tak ada yang akan mengeluarkan kalian dari neraka kecuali istri kalian, karena mereka adalah perlindungan kalian. Jika kalian pergi kerja , ambilah tangannya dan ciumlah, lakukan hal yang sama di malam harinya. Kalian harus memperlakukan istri kalian dengan sangat lembut. Ini adalah kebenaran!!. Untuk itu pula kalian harus menjaga hak-haknya. Apalagi karena kalian sering kali bertindak kasar terhadap mereka, atau membatasi hak mereka, padahal setiap orang harus memperoleh hak-haknya.
Allah swt akan bertanya," Mengapa kalian tidak puas dengan istri kalian?. Istrimu adalah penghalang antara dirimu dengan neraka. Bukankah dia yang memelihara rumahmu, memasak untukmu, mencuci dan merawat anakmu," Allah berkata. Sebenarnya menurut syariah tidak ada kewajiban bagi perempuan untuk melakukan apapun, suamilah yang harus melakukannya, mencuci pakaian, merawat anak dan membersihkan rumah.
Dalam syariah Allah swt bahkan tidak memerintahkan seorang ibu untuk menyusui bayinya. Tugas ini merupakan kewajiban suami untuk membayarnya, dan tugas suami yang harus menjaganya. Apakah kalian para suami telah memberikan penghargaan terhadap istrimu?. Untuk setiap anak yang telah ia lahirkan, maka kalian harus memberikan penghargaan kepadanya.
Ketika istrimu menyusui bayimu, maka kalian harus membayarnya dan bukan malah berkata , sudah kewajiban kamu harus melakukannya. Jangan memerintahkan mereka untuk bekerja diluar rumah!. Tuhan memberikan peran bagi istri hanya sebagai penghalang antara kalian para suami dengan yang haram, itulah tugasnya istri.
Selain itu semua pekerjaan menjadi tanggung jawab suami. Tetapi saat ini para istri kalian melakukan semua pekerjaan rumah tangga, menyusui anak kalian, terkadang juga harus bekerja diluar rumah dan tahukan kalian mereka melakukan semua pekerjaan itu secara suka rela karena rasa penghargaannya terhadap kalian para suami, karena rasa cinta dan kasih yang demikian besar.
Apakah kalian pernah membersihkan rumah dan menjaga anak-anak kalian?!....
Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati habib al-Fatihah
Bisimillah hirRohman nirRohim
Bawakan istrimu perhiasan agar ia senang. Bila istrimu marah, bawakan sesuatu yang ia sukai. Kalian harus tahu, bahwa kalian tidak boleh melukai istrimu!. Buatlah mereka selalu senang denganmu, jika tidak, bila kalian pulang kerumah, maka mereka akan pergi. Kalian mengerti !. Jagalah agar mereka selalu senang pada kalian, maka mereka akan mebalasnya dengan kebahagiaan juga.
Wanita sebenarnya diuntungkan, baik di kehidupan di dunia maupun di kehidupan selanjutnya. Mengapa??. Karena mereka tidak akan diberi pertanyaan. Di Hari Perhitungan, semua wanita yang bersuami akan datang bersama suaminya. Bila suaminya masuk surga maka mereka akan ikut dan tidak ada pertanyaan untuknya. Tetapi si suami akan diberikan berbagai macam pertanyaan . Apakah kalian mengerti!!.
Dengan menunjukkan passport di pintu surga, istrimu juga akan ikut bersamamu. Allah swt akan bertanya, " Apakah ini istrimu", maka kalian akan berkata "Ya, ini istriku". "Apakah engkau puas dengannya?". Jika kalian menjawab," Ya, aku puas dengannya " , maka Allah swt akan berkata," Bawa dia dan masuklah ke surga". Tetapi jika kalian berkata, bahwa aku tidak puas dengannya karena ia terlalu banyak bicara dan sebagainya, maka Allah akan berkata," Berhenti! . "Mengapa engkau tidak puas dengan istrimu?". Karena istrimu adalah menjadi penghalangmu dengan neraka. Jika istrimu tidak bersamamu maka kalianpun sudah masuk neraka. Oleh sebab itu para istri lebih berharga dari dirimu.
Jika para istri kalian tidak berlaku sebagai penghalang, maka kalian semua sudah masuk neraka. Tak ada yang akan mengeluarkan kalian dari neraka kecuali istri kalian, karena mereka adalah perlindungan kalian. Jika kalian pergi kerja , ambilah tangannya dan ciumlah, lakukan hal yang sama di malam harinya. Kalian harus memperlakukan istri kalian dengan sangat lembut. Ini adalah kebenaran!!. Untuk itu pula kalian harus menjaga hak-haknya. Apalagi karena kalian sering kali bertindak kasar terhadap mereka, atau membatasi hak mereka, padahal setiap orang harus memperoleh hak-haknya.
Allah swt akan bertanya," Mengapa kalian tidak puas dengan istri kalian?. Istrimu adalah penghalang antara dirimu dengan neraka. Bukankah dia yang memelihara rumahmu, memasak untukmu, mencuci dan merawat anakmu," Allah berkata. Sebenarnya menurut syariah tidak ada kewajiban bagi perempuan untuk melakukan apapun, suamilah yang harus melakukannya, mencuci pakaian, merawat anak dan membersihkan rumah.
Dalam syariah Allah swt bahkan tidak memerintahkan seorang ibu untuk menyusui bayinya. Tugas ini merupakan kewajiban suami untuk membayarnya, dan tugas suami yang harus menjaganya. Apakah kalian para suami telah memberikan penghargaan terhadap istrimu?. Untuk setiap anak yang telah ia lahirkan, maka kalian harus memberikan penghargaan kepadanya.
Ketika istrimu menyusui bayimu, maka kalian harus membayarnya dan bukan malah berkata , sudah kewajiban kamu harus melakukannya. Jangan memerintahkan mereka untuk bekerja diluar rumah!. Tuhan memberikan peran bagi istri hanya sebagai penghalang antara kalian para suami dengan yang haram, itulah tugasnya istri.
Selain itu semua pekerjaan menjadi tanggung jawab suami. Tetapi saat ini para istri kalian melakukan semua pekerjaan rumah tangga, menyusui anak kalian, terkadang juga harus bekerja diluar rumah dan tahukan kalian mereka melakukan semua pekerjaan itu secara suka rela karena rasa penghargaannya terhadap kalian para suami, karena rasa cinta dan kasih yang demikian besar.
Apakah kalian pernah membersihkan rumah dan menjaga anak-anak kalian?!....
Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati habib al-Fatihah
kalo Ganti OP bisa Mumet
Bismillahirahmani rahim
assalamualaykum wr wb
ada user laki2, minta bantuan
mbak simpannya ke flash disk gimana
ana langsung simpenin data tulisannya ke microsoft word
ana bilang, lalu ana save as ke flash disknya, ana bilang kalo mau cek , buka aja (untuk mengetahui datanya udah masuk sana apa belum) tanpa mksd apa pun ana buka flash disk dia. tau tau nya ada gambar porni di flash disk nya, :(( Astagfirullah.
Ya Allah Tunjukin Hamba Jalan Yang Benar(Alhamdulillahhirabbil Alamin)
sekian , wassalamualaykum wr wb
semoga kita selalu dtunjukkan jalan yg benar, Amin 3x
assalamualaykum wr wb
ada user laki2, minta bantuan
mbak simpannya ke flash disk gimana
ana langsung simpenin data tulisannya ke microsoft word
ana bilang, lalu ana save as ke flash disknya, ana bilang kalo mau cek , buka aja (untuk mengetahui datanya udah masuk sana apa belum) tanpa mksd apa pun ana buka flash disk dia. tau tau nya ada gambar porni di flash disk nya, :(( Astagfirullah.
Ya Allah Tunjukin Hamba Jalan Yang Benar(Alhamdulillahhirabbil Alamin)
sekian , wassalamualaykum wr wb
semoga kita selalu dtunjukkan jalan yg benar, Amin 3x
kalo Ganti OP bisa Mumet
Bismillahirahmani rahim
assalamualaykum wr wb
ada user laki2, minta bantuan
mbak simpannya ke flash disk gimana
ana langsung simpenin data tulisannya ke microsoft word
ana bilang, lalu ana save as ke flash disknya, ana bilang kalo mau cek , buka aja (untuk mengetahui datanya udah masuk sana apa belum) tanpa mksd apa pun ana buka flash disk dia. tau tau nya ada gambar porni di flash disk nya, :(( Astagfirullah.
Ya Allah Tunjukin Hamba Jalan Yang Benar(Alhamdulillahhirabbil Alamin)
assalamualaykum wr wb
ada user laki2, minta bantuan
mbak simpannya ke flash disk gimana
ana langsung simpenin data tulisannya ke microsoft word
ana bilang, lalu ana save as ke flash disknya, ana bilang kalo mau cek , buka aja (untuk mengetahui datanya udah masuk sana apa belum) tanpa mksd apa pun ana buka flash disk dia. tau tau nya ada gambar porni di flash disk nya, :(( Astagfirullah.
Ya Allah Tunjukin Hamba Jalan Yang Benar(Alhamdulillahhirabbil Alamin)
Sunday, March 25, 2007
kisah benar seorang pemuda arab yg belajar di amerika
*Assalamu'alaikum*,
Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya
di
Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah
berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain
belajar,
dia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia
berkenalan
dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan
harapan
semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di
Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung
tersebut.
Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula
dia
keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi
permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu
bangku
dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.
Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan
penghormatan
lantas kembali duduk. Di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika
melihat
kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang Muslim.
Aku
harap dia keluar dari sini."
Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut
mengucapkan
perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari
tempatnya.
Hingga akhirnya paderi itu berkata, "Aku minta dia keluar dari sini dan
aku
menjamin keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, "Bagaimana anda
tahu
bahwa saya seorang Muslim?"
Paderi itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu."
Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan
keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya
untuk
memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda
Muslim
itupun menerima tentangan debat tersebut.
Paderi berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda
harus menjawabnya dengan tepat."
Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!"
Sang paderi pun mulai bertanya, "Sebutkan satu yang tiada duanya, dua
yang
tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima
yang
tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya,
delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu
yang
tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas
yang
tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya."
"Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa
yang
dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta
namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah
namun Dia
tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa
ayah
dan ibu!"
"Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan
siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu,
siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari
batu?"
"Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon
apakah
yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap
daun
mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran
matahari?"
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan
kepada
Allah.
Setelah membaca Basmalah dia berkata,
-Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..
-Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman,
"Dan
Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)."
(Al-Isra': 12).
-Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa
ketika
Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika
menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
-Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t.
menciptakan
makhluk.
-Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah
s.w.t.
berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu
sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu
yang
tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
-Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman.
Allah
s.w.t. berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru
langit.
Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di
atas
(kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada
Nabi
Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim
paceklik,
katak, darah, kutu dan belalang.*
-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t.
berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh
kali
lipat." (Al-An'am: 160).
-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi
Yusuf .
-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang
terdapat
dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk
kaumnya,
lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu
memancarlah
daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf
ditambah dengan ayah dan ibunya.
-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu
Subuh.
Allah s.w.t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai
menyingsing." (At-Takwir: 18).
-Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara
Nabi
Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami,
sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di
dekat
barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan
terungkap,
Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua."
Dan
ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada
Rabbku.
Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Yusuf:98)
-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara
Keledai.
Allah s.w.t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara
keledai." (Luqman: 19).
-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam,
Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api
ialah
Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah
s.w.t.
berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim."
(Al-Anbiya':69).
-Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab
dengan
batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah
Ashabul
Kahfi (penghuni gua).
-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu
Daya
wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t.? "Sesungguhnya tipu daya kaum
wanita
itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30
daun,
setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah
sinaran
matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun
adalah
Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam
hari
dan Dua di siang hari.
Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim
tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan
niatnya
dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja.
Permintaan ini
disetujui oleh paderi.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?" mendengar pertanyaan itu
lidah
paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun
berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak
berhasil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab
pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.
Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan
semuanya
dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda
tidak
mampu menjawabnya!"
Paderi tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku
takut
kalian marah."
Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. "
Paderi pun berkata, "Jawapannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa
Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."
Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk
agama
Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka
dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.**
Wallahu 'alam bishowab
Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya
di
Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah
berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain
belajar,
dia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia
berkenalan
dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan
harapan
semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di
Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung
tersebut.
Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula
dia
keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi
permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu
bangku
dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.
Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan
penghormatan
lantas kembali duduk. Di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika
melihat
kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang Muslim.
Aku
harap dia keluar dari sini."
Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut
mengucapkan
perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari
tempatnya.
Hingga akhirnya paderi itu berkata, "Aku minta dia keluar dari sini dan
aku
menjamin keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, "Bagaimana anda
tahu
bahwa saya seorang Muslim?"
Paderi itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu."
Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan
keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya
untuk
memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda
Muslim
itupun menerima tentangan debat tersebut.
Paderi berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda
harus menjawabnya dengan tepat."
Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!"
Sang paderi pun mulai bertanya, "Sebutkan satu yang tiada duanya, dua
yang
tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima
yang
tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya,
delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu
yang
tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas
yang
tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya."
"Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa
yang
dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta
namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah
namun Dia
tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa
ayah
dan ibu!"
"Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan
siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu,
siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari
batu?"
"Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon
apakah
yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap
daun
mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran
matahari?"
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan
kepada
Allah.
Setelah membaca Basmalah dia berkata,
-Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..
-Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman,
"Dan
Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)."
(Al-Isra': 12).
-Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa
ketika
Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika
menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
-Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t.
menciptakan
makhluk.
-Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah
s.w.t.
berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu
sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu
yang
tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
-Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman.
Allah
s.w.t. berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru
langit.
Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di
atas
(kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada
Nabi
Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim
paceklik,
katak, darah, kutu dan belalang.*
-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t.
berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh
kali
lipat." (Al-An'am: 160).
-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi
Yusuf .
-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang
terdapat
dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk
kaumnya,
lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu
memancarlah
daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf
ditambah dengan ayah dan ibunya.
-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu
Subuh.
Allah s.w.t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai
menyingsing." (At-Takwir: 18).
-Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara
Nabi
Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami,
sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di
dekat
barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan
terungkap,
Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua."
Dan
ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada
Rabbku.
Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Yusuf:98)
-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara
Keledai.
Allah s.w.t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara
keledai." (Luqman: 19).
-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam,
Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api
ialah
Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah
s.w.t.
berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim."
(Al-Anbiya':69).
-Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab
dengan
batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah
Ashabul
Kahfi (penghuni gua).
-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu
Daya
wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t.? "Sesungguhnya tipu daya kaum
wanita
itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30
daun,
setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah
sinaran
matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun
adalah
Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam
hari
dan Dua di siang hari.
Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim
tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan
niatnya
dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja.
Permintaan ini
disetujui oleh paderi.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?" mendengar pertanyaan itu
lidah
paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun
berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak
berhasil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab
pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.
Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan
semuanya
dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda
tidak
mampu menjawabnya!"
Paderi tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku
takut
kalian marah."
Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. "
Paderi pun berkata, "Jawapannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa
Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."
Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk
agama
Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka
dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.**
Wallahu 'alam bishowab
Thursday, March 22, 2007
Apa Rahasia Allah Memberi Garis Tangan yang Berbeda-Beda?
Apa Rahasia Allah Memberi Garis Tangan yang
Berbeda-Beda?
Selasa, 11 Jul 06 13:06 WIB
Assalamualaikum wr. wb.
Ustaz, saya memiliki rasa ingin tahu yang terkadang
sulit sekali mendapatkan jawaban-jawaban, walau
terkadang pertanyaan itu sepele sekali. Seperti
pertanyaan mengapa Allah memberikan garis tangan yang
selalu berbeda pada setiap manusia?
Kita mengetahui bahwa banyak sekali orang-orang yang
mengaku memiliki kemampuan untuk menerjemahkan garis
tangan tersebut. Yang membuat saya bingung, apakah
saya harus mempercayai mereka? Apakah Allah memberikan
mereka kemampuan untuk memahami hal seperti ini?
Apakah ada cerita di zaman Rasul yang berkaitan dengan
hal seperti ini? Terimakasih Ustaz, semoga Allah yang
membalas kebaikan anda.
Assalamualaikum,
Guntur Darja Wijaya
guntur_bes at eramuslim.com
Jawaban
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Dalam aqidah Islam, garis tangan itu tidak ada
kaitannya denga nnasib dan masa depan seseorang. Kalau
ada orang yang mengaku bisa membacanya, ketahuilah
bahwa orang itu sedang melakukan dusta, namun dibantu
oleh syetan yang terkutuk.
Membaca garis tangan sebenarnya bagian dari tindakan
syirik, yaitu meramal nasib. Dalam bahasa Arab dikenal
dengan istilah 'arrafah. Perbuatan seperti ini secara
aqidah tidak akan pernah dibenarkan, lantaran nasib
dan taqdir setiap orang hanya ada di sisi Allah. Tidak
ada seorang pun yang mengetahuinya, karena semua itu
hal ghaib serta menjadi rahasia Yang Maha Kuasa.
Tapi mungkin anda bertanya, mengapa terkadang
ramalan-ramalan itu benar seusai dengan kejadiannya?
Hal seperti itu bisa diterangkan demikian, yaitu
syetan yang terkutuk itu datang ke langit untuk
mencuri dengar tentang perintah-perintah Allah atas
apa yang akan terjadi. Namun syetan tidak pernah bisa
melakukannya, mereka hanya langsung dilempar dengan
api yang panas. Akibatnya, mereka tidak pernah
mendapat informasi yang valid, kecuali menduga-duga
atau hanya sepotong-sepotong.
æóáóÞóÏú ÌóÚóáúäóÇ Ýöí ÇáÓøóãóÇÁ ÈõÑõæÌðÇ
æóÒóíøóäøóÇåóÇ áöáäøóÇÙöÑöíäó æóÍóÝöÙúäóÇåóÇ ãöä ßõáøö
ÔóíúØóÇäò ÑøóÌöíãò ÅöáÇøó ãóäö ÇÓúÊóÑóÞó ÇáÓøóãúÚó
ÝóÃóÊúÈóÚóåõ ÔöåóÇÈñ ãøõÈöíäñ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan
bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi
langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya),dan
Kami menjaganya dari tiap-tiap setan yang
terkutuk,kecuali setan yang mencuri-curi (berita) yang
dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh
semburan api yang terang. (QS. Al-Hijr: 16-18)
Tapi kemudian asumsi versi syetan itu kemudian
'dijual' kepada dukun ramal. Tentunya tidak gratis,
harus ada kompensasinya. Bentuknya pasti bukan uang
karena syetan tidak makan uang. Syetan hanya minta
satu hal, yaitu menemaninya di dalam neraka untuk
sama-sama diazab.
Sebab syetan sudah dipastikan masuk neraka. Tidak ada
hal yang bisa meringankannya, kecuali mencari teman
yang bisa diajak senasib, sama-sama dibakar di dalam
neraka.
Para dukun ramal ini tentu saja ditugaskan oleh syetan
untuk menjadi agen pemasaran yang potensial. Maka
beragam trik penipuan dilakukan, salah satunya adalah
jasa membaca garis tangan. Orang awam yang tidak punya
pemahamana aqidah yang lurus sudah bisa dipastikan
akan jadi korbannya. Padahal boleh jadi berawal dari
iseng-iseng, tapi sesungguhnya dari sudt pandang
aqidah sangat vatal.
Sebab ramalan masa depan itu adalah salah satu pintu
dari pintu-pintu syirik. Sementara dosa syirik itu
kalau sampai terbawa mati tanpa semat bertaubat
sebelumnya, tidak akan diampuni di akhirat.
Åöäøó Çááøåó áÇó íóÛúÝöÑõ Ãóä íõÔúÑóßó Èöåö æóíóÛúÝöÑõ
ãóÇ Ïõæäó Ðóáößó áöãóä íóÔóÇÁ æóãóä íõÔúÑößú ÈöÇááøåö
ÝóÞóÏö ÇÝúÊóÑóì ÅöËúãðÇ ÚóÙöíãðÇ
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik,
dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu,
bagi siapa yang dikehendaki- Nya. Barangsiapa yang
mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat
dosa yang besar. (QS. An-Nisa: 48)
Karena itu sebaiknya anda hindari bermain-main dengan
masalah membaca garis tangan, sebab resikonya sungguh
tidak main-main.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.
Berbeda-Beda?
Selasa, 11 Jul 06 13:06 WIB
Assalamualaikum wr. wb.
Ustaz, saya memiliki rasa ingin tahu yang terkadang
sulit sekali mendapatkan jawaban-jawaban, walau
terkadang pertanyaan itu sepele sekali. Seperti
pertanyaan mengapa Allah memberikan garis tangan yang
selalu berbeda pada setiap manusia?
Kita mengetahui bahwa banyak sekali orang-orang yang
mengaku memiliki kemampuan untuk menerjemahkan garis
tangan tersebut. Yang membuat saya bingung, apakah
saya harus mempercayai mereka? Apakah Allah memberikan
mereka kemampuan untuk memahami hal seperti ini?
Apakah ada cerita di zaman Rasul yang berkaitan dengan
hal seperti ini? Terimakasih Ustaz, semoga Allah yang
membalas kebaikan anda.
Assalamualaikum,
Guntur Darja Wijaya
guntur_bes at eramuslim.com
Jawaban
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Dalam aqidah Islam, garis tangan itu tidak ada
kaitannya denga nnasib dan masa depan seseorang. Kalau
ada orang yang mengaku bisa membacanya, ketahuilah
bahwa orang itu sedang melakukan dusta, namun dibantu
oleh syetan yang terkutuk.
Membaca garis tangan sebenarnya bagian dari tindakan
syirik, yaitu meramal nasib. Dalam bahasa Arab dikenal
dengan istilah 'arrafah. Perbuatan seperti ini secara
aqidah tidak akan pernah dibenarkan, lantaran nasib
dan taqdir setiap orang hanya ada di sisi Allah. Tidak
ada seorang pun yang mengetahuinya, karena semua itu
hal ghaib serta menjadi rahasia Yang Maha Kuasa.
Tapi mungkin anda bertanya, mengapa terkadang
ramalan-ramalan itu benar seusai dengan kejadiannya?
Hal seperti itu bisa diterangkan demikian, yaitu
syetan yang terkutuk itu datang ke langit untuk
mencuri dengar tentang perintah-perintah Allah atas
apa yang akan terjadi. Namun syetan tidak pernah bisa
melakukannya, mereka hanya langsung dilempar dengan
api yang panas. Akibatnya, mereka tidak pernah
mendapat informasi yang valid, kecuali menduga-duga
atau hanya sepotong-sepotong.
æóáóÞóÏú ÌóÚóáúäóÇ Ýöí ÇáÓøóãóÇÁ ÈõÑõæÌðÇ
æóÒóíøóäøóÇåóÇ áöáäøóÇÙöÑöíäó æóÍóÝöÙúäóÇåóÇ ãöä ßõáøö
ÔóíúØóÇäò ÑøóÌöíãò ÅöáÇøó ãóäö ÇÓúÊóÑóÞó ÇáÓøóãúÚó
ÝóÃóÊúÈóÚóåõ ÔöåóÇÈñ ãøõÈöíäñ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan
bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi
langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya),dan
Kami menjaganya dari tiap-tiap setan yang
terkutuk,kecuali setan yang mencuri-curi (berita) yang
dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh
semburan api yang terang. (QS. Al-Hijr: 16-18)
Tapi kemudian asumsi versi syetan itu kemudian
'dijual' kepada dukun ramal. Tentunya tidak gratis,
harus ada kompensasinya. Bentuknya pasti bukan uang
karena syetan tidak makan uang. Syetan hanya minta
satu hal, yaitu menemaninya di dalam neraka untuk
sama-sama diazab.
Sebab syetan sudah dipastikan masuk neraka. Tidak ada
hal yang bisa meringankannya, kecuali mencari teman
yang bisa diajak senasib, sama-sama dibakar di dalam
neraka.
Para dukun ramal ini tentu saja ditugaskan oleh syetan
untuk menjadi agen pemasaran yang potensial. Maka
beragam trik penipuan dilakukan, salah satunya adalah
jasa membaca garis tangan. Orang awam yang tidak punya
pemahamana aqidah yang lurus sudah bisa dipastikan
akan jadi korbannya. Padahal boleh jadi berawal dari
iseng-iseng, tapi sesungguhnya dari sudt pandang
aqidah sangat vatal.
Sebab ramalan masa depan itu adalah salah satu pintu
dari pintu-pintu syirik. Sementara dosa syirik itu
kalau sampai terbawa mati tanpa semat bertaubat
sebelumnya, tidak akan diampuni di akhirat.
Åöäøó Çááøåó áÇó íóÛúÝöÑõ Ãóä íõÔúÑóßó Èöåö æóíóÛúÝöÑõ
ãóÇ Ïõæäó Ðóáößó áöãóä íóÔóÇÁ æóãóä íõÔúÑößú ÈöÇááøåö
ÝóÞóÏö ÇÝúÊóÑóì ÅöËúãðÇ ÚóÙöíãðÇ
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik,
dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu,
bagi siapa yang dikehendaki- Nya. Barangsiapa yang
mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat
dosa yang besar. (QS. An-Nisa: 48)
Karena itu sebaiknya anda hindari bermain-main dengan
masalah membaca garis tangan, sebab resikonya sungguh
tidak main-main.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.
bagian 2 (tamat)
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaykum wr wb
kelanjutan mid test B. Inggris
Bukannya ana tambah bangun pagi, tp yg ada tambah siang, dengan bangun jam 7.20
terkaget2 tuh bangun, wong ujiannya jam 7, tanpa pikir panjang ana langsung ke toilet, benah2, lalu ana langsung ke kampus sambil doa di jalan(jangan remehkan doa)
sampai kampus jam 7.40, ana pikir, nih sisa 20menit aja lg ana mid test.
org sudah di kelas semua, tp Alhamdulillah kelas ana belum masuk, pdhal kelas lain sudah, katanya td sudah ada tape nya, tp terpaksa di tunda, rupanya ada yg ngambil tapenya (makasih Allah SWT). akhirnya ana pun Alhamdulillah sempat ujian
wassalamualaykum wr wb
Assalamualaykum wr wb
kelanjutan mid test B. Inggris
Bukannya ana tambah bangun pagi, tp yg ada tambah siang, dengan bangun jam 7.20
terkaget2 tuh bangun, wong ujiannya jam 7, tanpa pikir panjang ana langsung ke toilet, benah2, lalu ana langsung ke kampus sambil doa di jalan(jangan remehkan doa)
sampai kampus jam 7.40, ana pikir, nih sisa 20menit aja lg ana mid test.
org sudah di kelas semua, tp Alhamdulillah kelas ana belum masuk, pdhal kelas lain sudah, katanya td sudah ada tape nya, tp terpaksa di tunda, rupanya ada yg ngambil tapenya (makasih Allah SWT). akhirnya ana pun Alhamdulillah sempat ujian
wassalamualaykum wr wb
Tuesday, March 20, 2007
today is my bad day
My funny story
Bismillahirahmanirahim
Bangun jam 6 nih, lalu baca buku hadits, lalu jam 6.30 mandi, males nya kuliah B. Inggris nih, tapi udah lama g masuk, akhirnya ana mandi, lalu siap2, ini kuliah B. Inggris pagi masuknya, jam 7pagi masuk kuliah, tp ana sering telat, td malah jam 7.20pagi dari rumah, lalu sampe ke kampus kira2 jam 7.30
Celingak-celinguk, sepi amat nih kampus, ada apa nih, liat kelas lain (ana jd mikir “kok rapi amat kek orang ujian mid test”) sampai lah ana di depan kelas ana, (gedebruak) bener ternyata ini midtest, Alhamdulillah ana turun nieh, coba kalo g, bisa2 nilai ana c.
Weh, dosennya diluar nongkrong, gimana nieh mau masuk…………..(sambil mikir)
Lalu tuh dosen liat ana
Dosen : “maysarah ya, yg jarang masuk”.
May : (Glek) iya pak, ana boleh ujian? (sapa tau pake persentasi kek dosen lainnya, kalo kurang dari 65% g bisa kuliah).
Dosen : no, we don’t punisnhing u just because u ….
(tuh dosen pake B. Inggris jwbnya, Alhamdulillah Ana Pintar dikit2) (translatenya : tidak, kami tidak menghukum kamu gara-gara kamu sering tidak masuk).
May : Alhamdulillah, syukron pak
=========================ana masuk kelas========================
==============Dosennya ngasih soal menuju tempat duduk ana=============
Tuh Dosen bilang : nafas dulu, tarik nafas, tenang aja
Dalam hati ana : glek, ana g gugup kok, tp pikiran ana cuman satu, ana td bawa pulpen g yaa, soalnya td beda tas (emang aneh, kuliah g bw pulpen??)
Sambil periksa tas, wah apes, midtest cuman bw pulpen warna merah ama ijo, mana etis ulangan pake pulpen merah?? Terus emanggnya etis ulangan pake pulpen hijaoo?? Yg ada sih item ama biru yg etis
Yo, Alhamdulillah akhirnya ana pake pulpen ijo juga, lalu ?? ana silang jawabannya di soal nya, dengan pemikiran serius dan tidak lupa doa dulu (jangan remehin doa)
Modal tdk belajar, modal telat masuk, modal pulpen ijo terasa apes sekali
Dtambah satu Dosen ngampirin saya (ana belum sadar tuh) terus waktu udah ada dsamping, tuh Dosen ngomong gini
Dosen I : 'DE JAWABNYA JANGAN DISOALNYA, ITU KAN ADA LEMBARAN DI LEMBAR BELAKANG SOAL'
Dosen II : 'Tarik nafas dulu de, jangan gugup'
May : waaa, serasa hari ini ana jd artis , jd pusat perhatian, dr td ana apes aja. Lalu ana jawab 'Oh iya pa, makasih' (pdhal kembang kempis neh idung nahan malu)
===========lalu ana ngerjain soal (ini pulpen udah ijo tp agak macet lg)=======
Perasa’an ana baru ngerjain tuh soal 20menit, lalu dosen nyeletuk
Dosen : o.k 15menit lagi dikumpul
(Glekkkkk)
Nih soal ampe 70 (kalo g salah) ana baru 30
Lalu ana tambahani tuh konsentrasi, rupanya ana cuman dapat jatah 30menit, ngikutin yg lain juga
Kepaksa deh, selesai g selesai ngumpul
Terus dosennya bilang 'besok midtest nya ada lagi, listening sama percakapan(pke English sih tu Dosen) pdhal itu intonasi di tujukkan buat ana
(Glekkkk ) ana kaget tuh
Masih dalam suasana kaget, tuh Dosen nyeletuk lagi
Dosen 'Besok jangan telat ya'
Ana sih cuman bisa bilang 'nsyaAllah Pak'
Dalam hati sih cengar cengir.
Wassalamualaykum wr wb, ok deh pak dosen, kita liat besok bagaimana.
Bismillahirahmanirahim
Bangun jam 6 nih, lalu baca buku hadits, lalu jam 6.30 mandi, males nya kuliah B. Inggris nih, tapi udah lama g masuk, akhirnya ana mandi, lalu siap2, ini kuliah B. Inggris pagi masuknya, jam 7pagi masuk kuliah, tp ana sering telat, td malah jam 7.20pagi dari rumah, lalu sampe ke kampus kira2 jam 7.30
Celingak-celinguk, sepi amat nih kampus, ada apa nih, liat kelas lain (ana jd mikir “kok rapi amat kek orang ujian mid test”) sampai lah ana di depan kelas ana, (gedebruak) bener ternyata ini midtest, Alhamdulillah ana turun nieh, coba kalo g, bisa2 nilai ana c.
Weh, dosennya diluar nongkrong, gimana nieh mau masuk…………..(sambil mikir)
Lalu tuh dosen liat ana
Dosen : “maysarah ya, yg jarang masuk”.
May : (Glek) iya pak, ana boleh ujian? (sapa tau pake persentasi kek dosen lainnya, kalo kurang dari 65% g bisa kuliah).
Dosen : no, we don’t punisnhing u just because u ….
(tuh dosen pake B. Inggris jwbnya, Alhamdulillah Ana Pintar dikit2) (translatenya : tidak, kami tidak menghukum kamu gara-gara kamu sering tidak masuk).
May : Alhamdulillah, syukron pak
=========================ana masuk kelas========================
==============Dosennya ngasih soal menuju tempat duduk ana=============
Tuh Dosen bilang : nafas dulu, tarik nafas, tenang aja
Dalam hati ana : glek, ana g gugup kok, tp pikiran ana cuman satu, ana td bawa pulpen g yaa, soalnya td beda tas (emang aneh, kuliah g bw pulpen??)
Sambil periksa tas, wah apes, midtest cuman bw pulpen warna merah ama ijo, mana etis ulangan pake pulpen merah?? Terus emanggnya etis ulangan pake pulpen hijaoo?? Yg ada sih item ama biru yg etis
Yo, Alhamdulillah akhirnya ana pake pulpen ijo juga, lalu ?? ana silang jawabannya di soal nya, dengan pemikiran serius dan tidak lupa doa dulu (jangan remehin doa)
Modal tdk belajar, modal telat masuk, modal pulpen ijo terasa apes sekali
Dtambah satu Dosen ngampirin saya (ana belum sadar tuh) terus waktu udah ada dsamping, tuh Dosen ngomong gini
Dosen I : 'DE JAWABNYA JANGAN DISOALNYA, ITU KAN ADA LEMBARAN DI LEMBAR BELAKANG SOAL'
Dosen II : 'Tarik nafas dulu de, jangan gugup'
May : waaa, serasa hari ini ana jd artis , jd pusat perhatian, dr td ana apes aja. Lalu ana jawab 'Oh iya pa, makasih' (pdhal kembang kempis neh idung nahan malu)
===========lalu ana ngerjain soal (ini pulpen udah ijo tp agak macet lg)=======
Perasa’an ana baru ngerjain tuh soal 20menit, lalu dosen nyeletuk
Dosen : o.k 15menit lagi dikumpul
(Glekkkkk)
Nih soal ampe 70 (kalo g salah) ana baru 30
Lalu ana tambahani tuh konsentrasi, rupanya ana cuman dapat jatah 30menit, ngikutin yg lain juga
Kepaksa deh, selesai g selesai ngumpul
Terus dosennya bilang 'besok midtest nya ada lagi, listening sama percakapan(pke English sih tu Dosen) pdhal itu intonasi di tujukkan buat ana
(Glekkkk ) ana kaget tuh
Masih dalam suasana kaget, tuh Dosen nyeletuk lagi
Dosen 'Besok jangan telat ya'
Ana sih cuman bisa bilang 'nsyaAllah Pak'
Dalam hati sih cengar cengir.
Wassalamualaykum wr wb, ok deh pak dosen, kita liat besok bagaimana.
Acara dr tanggal 18-19 Maret 2007
Bismillahhirahmanirahim
Assalamualaykum wr wb
setelah lama g ada kegiatan, akhirnya ana di ajak teman ikut pelatihan baca Al Qur'an
temen ana bilang 'walaupun kita bisa baca, tp ternyata baca'an kita itu tidak ada apa2nya dbanding mereka, lalu ukhti Lastri bilang lagi, paling tidak kita bisa mengamalkan buat dirikita, baru kita ajarkan sama org lain.
(bener juga apa yg temen ana bilang)
may : ana mau ikut, ayo acaranya kapan dan dimana
ukh : banjarbaru tanggal 18-19 dr pagi sampe sore
may : InsyaAllah ana bisa
==============hari H nya nih=============
bangun pagi, jemput janjian di KM 14 Gambut, Pemanjatan, masuk jembatan pertama jemput temen2 ana dulu.
lalu di jalan ya ngomong2, (tenang, kami ngomong yg berguna ko, berguna buat ilmu agama, tidak ngerumpi)
sampai ketempat banjarbaru, ternyata di samping Unlam, Langgar, buat tpa anak2.
ternyata juru bicaranya Pak Ustad Ali
Pak Ustad ini dari s1 Damaskus/LC
lalu melanjutkan ke S2 Psikolagi
dan sekarang sebentar lagi selesai dari S3/Doktor Malasia
(afwan kalo salah huruf n kata)
Ni Ustad Lucu, ternyata acara ini untuk guru-guru TPA
(ketawa juga dalam hati, pengen juga sih ngajar kalo bisa ngaji dgn Baik dan Benar)
acara berlangsung tanggal 18 maret 2007 dr jam 11 sampai jam 5 (pake shalat jama'ah)
di hari pertama diajarkan bagaimana bersikap pd anak2 TPA jangan sampai kita itu kejam, jangan sampai anak-anak bilang begini katanya 'Ini guru apa mak Lampir'
lalu besoknya (19 Maret 2007) di mulai dari Jam 3sore sampai jam 6.15
hari kedua ini di ajarkan belajar huruf yg fasih, jgn sampai salah, kalo salah dosa (sapa yg g takut dgn ini).
setelah selesai
ternyata cara ngaji ana byk yg salah (ma'afkan Hamba-Mu ini Tuhan)
wassalamualaykum wr wb
Assalamualaykum wr wb
setelah lama g ada kegiatan, akhirnya ana di ajak teman ikut pelatihan baca Al Qur'an
temen ana bilang 'walaupun kita bisa baca, tp ternyata baca'an kita itu tidak ada apa2nya dbanding mereka, lalu ukhti Lastri bilang lagi, paling tidak kita bisa mengamalkan buat dirikita, baru kita ajarkan sama org lain.
(bener juga apa yg temen ana bilang)
may : ana mau ikut, ayo acaranya kapan dan dimana
ukh : banjarbaru tanggal 18-19 dr pagi sampe sore
may : InsyaAllah ana bisa
==============hari H nya nih=============
bangun pagi, jemput janjian di KM 14 Gambut, Pemanjatan, masuk jembatan pertama jemput temen2 ana dulu.
lalu di jalan ya ngomong2, (tenang, kami ngomong yg berguna ko, berguna buat ilmu agama, tidak ngerumpi)
sampai ketempat banjarbaru, ternyata di samping Unlam, Langgar, buat tpa anak2.
ternyata juru bicaranya Pak Ustad Ali
Pak Ustad ini dari s1 Damaskus/LC
lalu melanjutkan ke S2 Psikolagi
dan sekarang sebentar lagi selesai dari S3/Doktor Malasia
(afwan kalo salah huruf n kata)
Ni Ustad Lucu, ternyata acara ini untuk guru-guru TPA
(ketawa juga dalam hati, pengen juga sih ngajar kalo bisa ngaji dgn Baik dan Benar)
acara berlangsung tanggal 18 maret 2007 dr jam 11 sampai jam 5 (pake shalat jama'ah)
di hari pertama diajarkan bagaimana bersikap pd anak2 TPA jangan sampai kita itu kejam, jangan sampai anak-anak bilang begini katanya 'Ini guru apa mak Lampir'
lalu besoknya (19 Maret 2007) di mulai dari Jam 3sore sampai jam 6.15
hari kedua ini di ajarkan belajar huruf yg fasih, jgn sampai salah, kalo salah dosa (sapa yg g takut dgn ini).
setelah selesai
ternyata cara ngaji ana byk yg salah (ma'afkan Hamba-Mu ini Tuhan)
wassalamualaykum wr wb
Thursday, February 15, 2007
hasil coret2 dr kemaren
assalamualaykum wr wb
ana g bisa tdr malam kmrn, hik hik hik, bayangin aja, sehari semalam g bisa tidur, kata teman sih insomnia (bener g ya tulisannya)
udah coba baca Al Qur'an (padahal niatnya bukan nyari pahala, tp supaya ngantuk) biasalah kalo ana baca2 Qur'an kadang2 ngantuk datang menyerang, (katanya sih goda'an syetan, tp kata murabbi ana ada obatnya, yaitu dengan bilang 'sesungguhnya syetan itu adalah mahluk yg lemah')
nah, ini udah beberapa jam, dr surah Ibrahim , ke hijr Nahl, ke Isra', ke kahf, beserta artinya, tp kok g ngantuk2 ya, pdhal besok ana harus kerja, benter lagi azan shubuh,
dari niat baca quran aja ana salah, niatnya supaya ngantuk, :P , perlu dbenahin lagi nih hati, mungkin krn itu niat ana supaya tdr malah g bisa.
akhirnya jam 6 ana alhamdulillah tidur, jam 9bangun.
terus gimana besoknya ya??
akhirnya ana besoknya juga mau coba tidur lagi,
jam 9
jam 10
kok g ngantuk2 lagi ya
jam 10 ana minum obat yg bisa menyebabkan ngantuk
lalu jam 12 ana baru bisa tidur
padahal dah baca Bismika Allahuma ahya wa bismika amut lebih berpuluh2 kali
sekarang juga g tidur nih, lagi abis ngantar ummi ama nenek ke doktor buat cek up
udah dulu ya, wassalamualaykum wr wb
mau pulang
ana g bisa tdr malam kmrn, hik hik hik, bayangin aja, sehari semalam g bisa tidur, kata teman sih insomnia (bener g ya tulisannya)
udah coba baca Al Qur'an (padahal niatnya bukan nyari pahala, tp supaya ngantuk) biasalah kalo ana baca2 Qur'an kadang2 ngantuk datang menyerang, (katanya sih goda'an syetan, tp kata murabbi ana ada obatnya, yaitu dengan bilang 'sesungguhnya syetan itu adalah mahluk yg lemah')
nah, ini udah beberapa jam, dr surah Ibrahim , ke hijr Nahl, ke Isra', ke kahf, beserta artinya, tp kok g ngantuk2 ya, pdhal besok ana harus kerja, benter lagi azan shubuh,
dari niat baca quran aja ana salah, niatnya supaya ngantuk, :P , perlu dbenahin lagi nih hati, mungkin krn itu niat ana supaya tdr malah g bisa.
akhirnya jam 6 ana alhamdulillah tidur, jam 9bangun.
terus gimana besoknya ya??
akhirnya ana besoknya juga mau coba tidur lagi,
jam 9
jam 10
kok g ngantuk2 lagi ya
jam 10 ana minum obat yg bisa menyebabkan ngantuk
lalu jam 12 ana baru bisa tidur
padahal dah baca Bismika Allahuma ahya wa bismika amut lebih berpuluh2 kali
sekarang juga g tidur nih, lagi abis ngantar ummi ama nenek ke doktor buat cek up
udah dulu ya, wassalamualaykum wr wb
mau pulang
Sunday, January 28, 2007
lppk Mitra
Assalamualaykum wr wb
Tanggal 18 - januari- 2207
di ruang dpw pks
pembuka'an lppk mitra, atau secara bahasa biasa, program ini adalah program perjodohan, dimana mendatangkan tamu dari jurusan psikologi,
di dalam pertemuan itu mereka
membahas alasan-alasan kenapa yang ikhwan dan akhwat menunda pernikahan
seru tuh acaranya, sesudah acara tersebut, terus bagi yang ingin nikah agar mendaftarkan diri (tanpa dipungut biaya).
sekian untuk acara hari sabtu tersebut
wassalamualaykum wr wb
Tanggal 18 - januari- 2207
di ruang dpw pks
pembuka'an lppk mitra, atau secara bahasa biasa, program ini adalah program perjodohan, dimana mendatangkan tamu dari jurusan psikologi,
di dalam pertemuan itu mereka
membahas alasan-alasan kenapa yang ikhwan dan akhwat menunda pernikahan
seru tuh acaranya, sesudah acara tersebut, terus bagi yang ingin nikah agar mendaftarkan diri (tanpa dipungut biaya).
sekian untuk acara hari sabtu tersebut
wassalamualaykum wr wb
ikadi (ikatan dai seindonesia)
Assalamualaykum wr wb
pembukaan ikadi, pada hari minggu , 14januari 07
bertempat di ruangan aula kayuh baimbay, jalan re martadinata, samping pelabuhan lama dulu.
dengan tema
Mumzakarah du'at
wah, ternyata pengurusnya juga kader pks, hehehe, tamu yang diundang sa'at itu rektor IAIN antasari, terus ulama banjarmasin (kyiai Husin naparin, LC , satunya lagi lulusan madinah (LUPA, afwan pak e)
wassalamualaykum wr wb
pembukaan ikadi, pada hari minggu , 14januari 07
bertempat di ruangan aula kayuh baimbay, jalan re martadinata, samping pelabuhan lama dulu.
dengan tema
Mumzakarah du'at
wah, ternyata pengurusnya juga kader pks, hehehe, tamu yang diundang sa'at itu rektor IAIN antasari, terus ulama banjarmasin (kyiai Husin naparin, LC , satunya lagi lulusan madinah (LUPA, afwan pak e)
wassalamualaykum wr wb
Monday, January 22, 2007
met hijriyah
Assalamualaykum warrahmatullahi wabarkatuh
telat 1hari sih sebenarnya, ana mau mengucapkan met tahin baru Islam, hari ini Tanggal 2Muharam
hijrah, begitu juga kita, semoga amalan kita juga bisa hijrah ke yang lebih baik lagi dari tahun kemaren
, kalo dulu kita masih memakan harta yg syubhat, mari tahun ini kita memakan harta yang halalan thotyban
, kalo dulu kita jarang berzikir, mari tahun ini kita hijrah menjadi sering berzikir
kalo dulu kita jarang shalat sunat, mari sekarang kita perbanyak shalat sunnat
akhir kalam dr ana
wassalamualaykum wr wb, yang baik dari Allah SWT, yang salah dr ana
shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada nabi junjungan kita SAW
dan kepada para tabi'in serta pengikutnya dr jaman dulu sampai hari akhir.
uhibbuki Fillah (khusus buat akhwat)
telat 1hari sih sebenarnya, ana mau mengucapkan met tahin baru Islam, hari ini Tanggal 2Muharam
hijrah, begitu juga kita, semoga amalan kita juga bisa hijrah ke yang lebih baik lagi dari tahun kemaren
, kalo dulu kita masih memakan harta yg syubhat, mari tahun ini kita memakan harta yang halalan thotyban
, kalo dulu kita jarang berzikir, mari tahun ini kita hijrah menjadi sering berzikir
kalo dulu kita jarang shalat sunat, mari sekarang kita perbanyak shalat sunnat
akhir kalam dr ana
wassalamualaykum wr wb, yang baik dari Allah SWT, yang salah dr ana
shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada nabi junjungan kita SAW
dan kepada para tabi'in serta pengikutnya dr jaman dulu sampai hari akhir.
uhibbuki Fillah (khusus buat akhwat)
Friday, January 19, 2007
Sejarah Singkat tahun baru hijriyah
Bismillahirrohmanirrohim
Pada tangga 6 bulan Agustus 610M Rosululloh Muhammad SAW dilantik menjadi Rosul. Kemudian pada tanggal 28 Juni 623 M belio Hijrah dari kota Mekkah ke kota Madinah. Tepat pada tanggal 9 Juni 633 Masehi Rosululloh wafat.
Setelah Rosululloh wafat kemudian kepala Negara diganti oleh shohabat Abu Bakar Shiddiq r.a. selama 2 tahun dan pada tahun 635 M setelah Shohabat Abubakar wafat. Selanjutnya kepala Negara diganti oleh Shohabat Umar bin Khottob selama 10 tahun.
Jadi Rosululloh SAW menjanat sebagai ROSUL selama 13 tahun dan kemudian menjadi Rosul dan Kepala Negara di Madinah selama 10 tahun. Shohabat Abu Bakar Shiddiq r.a. menjadi kepala Negara di Madinah selama 2 tahun. Shohabat Umar Bin Khothob r.a. menjadi kepala Negara di Madinah selama 10 tahun.
Pada waktu shohabat Umar bin Khottob menjadi kepala Negara di Madinah, banyak Negara-negara yang takluk dengan Madinah seperti :
Negara Mesir
Negara Irak atau Mesopotamia
Negara Yaman
Negara Bahrain
Negara Persi atau Iran
Negara Palestina
Negara Syiria
Negara Turki
Sebelum Negara-negara seperti Syiria, Turki, Mesir dan Palestina masuk wilayah Medinah, Negara-negara tersebut masuk wilayah Negara Rumawi yang Kristen.
Negara Negara seperti Kuffah, Baghdad , Basroh di Irak masuk wilayah Negara Persi.
Setelah Shohabat Umar bin Khottob r.a. menjadi kepala Negara Madinah selama 10 tahun beberapa Negara tersebut di atas dikuasai dan pusat pemerintahannya berada di Madinatul Munawaroh. Selama Shohabat Umar menjadi kepala Negara, kemudian mengangkat beberapa Gubernur yaitu antara lain :
Shohabat Muawiyyah diangkat menjadi Gubernur di Syiria, termasuk wilayahnya adalah Yordania.
Shohabat Amru bin Ash diangkat menjadi Gubernur Mesir.
Shohabat Musa Al As’ari diangkat menjadi Gubernur Kuffah.
Shohabat Mu’adz bin Jabal diangkat menjadi Gubernur Yaman.
Shohabat Abu Hurairah diangkat menjadi Gubernur Bahrain .
Ibu Kota Negara sebagai pusat kendali pemerintahan dibawah seorang Kepala Negara yang disebut Amirul Mukminin adalah di Madinah dibawah pimpinan Shohabat Umar Bin Khothob.
Ketika Sayyina Umar bin khothob menjabat Kepala Negara mencapai tahun ke 5 beliau mendapat surat dari Shohabat Musa Al As’ari Gubernur Kuffah, adapun isi suratnya adalah sebagai berikut :
“KATABA MUSA AL AS’ARI ILA UMAR IBNUL KHOTHOB. INNAHU TAKTIINA MINKA KUTUBUN LAISA LAHA TAARIIKH.”
Artinya: Telah menulis surat Gubernur Musa Al As’ari kepada Kepala Negara Umar bin Khothob. Sesungguhnya telah sampai kepadaku dari kamu beberapa surat-surat tetapi surat-surat itu tidak ada tanggalnya.
Kemudian Kholifah Umar bin Khothob mengumpulkan para tokoh-tokoh dan shohabat-shohabat yang ada di Madinah.
“FAJAMAA’A UMAR AN NAASI LIL MUSYAAWAROTI, Maka mengumpulkan Umar bin Khothob untuk mengadakan musyawarah.”
Didalam musyawarah itu membicarakan rencana akan membuat Tarikh atau kalender Islam. Dan didalam musyawarah muncul bermacam-macam perbedaan pendapat. Diantara pendapat tersebut adalah sebagai berikut:
Ada yang berpendapat sebaiknya tarikh Islam dimulai ari tahun lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rosululloh.
Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari Rosululloh di Isro Mi’roj kan .
Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari wafatnya Nabi Muhammad SAW.
Sayyidina Ali krw. Berpendapat, sebaiknya kalender Islam dimulai dari tahun Hijriyahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah atau pisahnya negeri syirik ke negeri mukmin. Pada waktu itu Mekkah dinamakan Negeri Syirik, bumi syirik.
Akhirnya musyawarah yang dipimpin oleh Amirul Mukminin Umar Bin Khothob sepakat memilih awal yang dijadikan kalender Islam adalah dimulai dari tahun Hijriyah nya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Kemudian kalender Islam tersebut dinamakan Tahun Hijriyah.
Jadi adanya ditetapkan tahun Hijriyah itu dimulai dari Sayyina Umar bin Khothob menjabat Kepala Negara setelah 5 tahun. Sebelum itu belum ada tahun Hijriyah baikpun jaman Rosululloh hidup maupun jaman shohabat. Dan tahun Hijriyah mulai diberlakukan bertepatan dengan tahun 640M. Setelah tahun Hijriyah berjalan 5 tahun kemudian Shohabat Umar Bin Khothob wafat.
( Keterangan ini diambil dari Kitab Tarikh Umam wal Muluk, ditulis oleh Muhammad bin Jarir At Thobari, yang dikenal dengan nama Tarikh Thobari. Kitab ini jumlahnya 12 jilid besar, setiap satu jilid tebalnya 250 halaman).
Kesimpulan :
Yang tersebut di atas adalah sejarah singkat nya tahun Hijriyah. Tahun Hijriyah itu dimulai pada waktu Shohabat Umar bin Khothob menjabat kepala Negara mendapat 5 tahun jalan. Yang asal mulanya dari adanya surat dari Shohabat Musa Al As’ari, Gubernur Kuffah. Pada waktu Kuffah masuk wilayah Negara Madinah. Adapun sekarang Kuffah menjadi wilayah Negara Irak. Mesir sekarang sudah menjadi Negara sendiri, Yordania sudah jadi Negara sendirim, Turki jadi Negara sendiri, Palestina jadi Negara sendiri, Persi menjadi Negara Iran. Yaman, Syiria, Bahrain, Emirat Arab, Quait, Qatar dan lainnya menjadi Negara sendiri semua Pada waktu dulu semua Negara itu dibawah kendali pemerintahan Sayyidina Umar bin Khottob. Padahal waktu itu umat Islam masih sedikit akan tetapi bisa mengusai Negara yang sangat luas itu. Sebabnya umat Islam waktu itu TIDAK SEPERTI BUIH. Adapun sekarang banyak umat Islam akan tetapi dalamnya keropos. Siapa yang takut dengan buih?.
(Syaih Muchammad Muchtar Bin Al Hajj Abdul Mu’thi, Dalam Pengajian Peringatan Tahun Baru Hijriyah 3 Muharrom 1425H/ 23 FeBruari 2004M).
Mengucapkan
Selamat Tahun Baru 1 Muharrom 1428 Hijriyah
Mohon Maaf atas Segala Salah Khilaf yang Telah Lalu
Semoga ke depan kita semakin baik dan baik lagi
Termasuk golongan orang-orang yang beruntung
Yaitu yang hari ini lebih baik dari hari kemarin
Yaitu yang besok lebih baik dari hari ini
Amin…
_________________
dari milis taubat-nashuha oleh Her Budianto
Pada tangga 6 bulan Agustus 610M Rosululloh Muhammad SAW dilantik menjadi Rosul. Kemudian pada tanggal 28 Juni 623 M belio Hijrah dari kota Mekkah ke kota Madinah. Tepat pada tanggal 9 Juni 633 Masehi Rosululloh wafat.
Setelah Rosululloh wafat kemudian kepala Negara diganti oleh shohabat Abu Bakar Shiddiq r.a. selama 2 tahun dan pada tahun 635 M setelah Shohabat Abubakar wafat. Selanjutnya kepala Negara diganti oleh Shohabat Umar bin Khottob selama 10 tahun.
Jadi Rosululloh SAW menjanat sebagai ROSUL selama 13 tahun dan kemudian menjadi Rosul dan Kepala Negara di Madinah selama 10 tahun. Shohabat Abu Bakar Shiddiq r.a. menjadi kepala Negara di Madinah selama 2 tahun. Shohabat Umar Bin Khothob r.a. menjadi kepala Negara di Madinah selama 10 tahun.
Pada waktu shohabat Umar bin Khottob menjadi kepala Negara di Madinah, banyak Negara-negara yang takluk dengan Madinah seperti :
Negara Mesir
Negara Irak atau Mesopotamia
Negara Yaman
Negara Bahrain
Negara Persi atau Iran
Negara Palestina
Negara Syiria
Negara Turki
Sebelum Negara-negara seperti Syiria, Turki, Mesir dan Palestina masuk wilayah Medinah, Negara-negara tersebut masuk wilayah Negara Rumawi yang Kristen.
Negara Negara seperti Kuffah, Baghdad , Basroh di Irak masuk wilayah Negara Persi.
Setelah Shohabat Umar bin Khottob r.a. menjadi kepala Negara Madinah selama 10 tahun beberapa Negara tersebut di atas dikuasai dan pusat pemerintahannya berada di Madinatul Munawaroh. Selama Shohabat Umar menjadi kepala Negara, kemudian mengangkat beberapa Gubernur yaitu antara lain :
Shohabat Muawiyyah diangkat menjadi Gubernur di Syiria, termasuk wilayahnya adalah Yordania.
Shohabat Amru bin Ash diangkat menjadi Gubernur Mesir.
Shohabat Musa Al As’ari diangkat menjadi Gubernur Kuffah.
Shohabat Mu’adz bin Jabal diangkat menjadi Gubernur Yaman.
Shohabat Abu Hurairah diangkat menjadi Gubernur Bahrain .
Ibu Kota Negara sebagai pusat kendali pemerintahan dibawah seorang Kepala Negara yang disebut Amirul Mukminin adalah di Madinah dibawah pimpinan Shohabat Umar Bin Khothob.
Ketika Sayyina Umar bin khothob menjabat Kepala Negara mencapai tahun ke 5 beliau mendapat surat dari Shohabat Musa Al As’ari Gubernur Kuffah, adapun isi suratnya adalah sebagai berikut :
“KATABA MUSA AL AS’ARI ILA UMAR IBNUL KHOTHOB. INNAHU TAKTIINA MINKA KUTUBUN LAISA LAHA TAARIIKH.”
Artinya: Telah menulis surat Gubernur Musa Al As’ari kepada Kepala Negara Umar bin Khothob. Sesungguhnya telah sampai kepadaku dari kamu beberapa surat-surat tetapi surat-surat itu tidak ada tanggalnya.
Kemudian Kholifah Umar bin Khothob mengumpulkan para tokoh-tokoh dan shohabat-shohabat yang ada di Madinah.
“FAJAMAA’A UMAR AN NAASI LIL MUSYAAWAROTI, Maka mengumpulkan Umar bin Khothob untuk mengadakan musyawarah.”
Didalam musyawarah itu membicarakan rencana akan membuat Tarikh atau kalender Islam. Dan didalam musyawarah muncul bermacam-macam perbedaan pendapat. Diantara pendapat tersebut adalah sebagai berikut:
Ada yang berpendapat sebaiknya tarikh Islam dimulai ari tahun lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rosululloh.
Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari Rosululloh di Isro Mi’roj kan .
Ada yang berpendapat sebaiknya kalender Islam dimulai dari wafatnya Nabi Muhammad SAW.
Sayyidina Ali krw. Berpendapat, sebaiknya kalender Islam dimulai dari tahun Hijriyahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah atau pisahnya negeri syirik ke negeri mukmin. Pada waktu itu Mekkah dinamakan Negeri Syirik, bumi syirik.
Akhirnya musyawarah yang dipimpin oleh Amirul Mukminin Umar Bin Khothob sepakat memilih awal yang dijadikan kalender Islam adalah dimulai dari tahun Hijriyah nya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Kemudian kalender Islam tersebut dinamakan Tahun Hijriyah.
Jadi adanya ditetapkan tahun Hijriyah itu dimulai dari Sayyina Umar bin Khothob menjabat Kepala Negara setelah 5 tahun. Sebelum itu belum ada tahun Hijriyah baikpun jaman Rosululloh hidup maupun jaman shohabat. Dan tahun Hijriyah mulai diberlakukan bertepatan dengan tahun 640M. Setelah tahun Hijriyah berjalan 5 tahun kemudian Shohabat Umar Bin Khothob wafat.
( Keterangan ini diambil dari Kitab Tarikh Umam wal Muluk, ditulis oleh Muhammad bin Jarir At Thobari, yang dikenal dengan nama Tarikh Thobari. Kitab ini jumlahnya 12 jilid besar, setiap satu jilid tebalnya 250 halaman).
Kesimpulan :
Yang tersebut di atas adalah sejarah singkat nya tahun Hijriyah. Tahun Hijriyah itu dimulai pada waktu Shohabat Umar bin Khothob menjabat kepala Negara mendapat 5 tahun jalan. Yang asal mulanya dari adanya surat dari Shohabat Musa Al As’ari, Gubernur Kuffah. Pada waktu Kuffah masuk wilayah Negara Madinah. Adapun sekarang Kuffah menjadi wilayah Negara Irak. Mesir sekarang sudah menjadi Negara sendiri, Yordania sudah jadi Negara sendirim, Turki jadi Negara sendiri, Palestina jadi Negara sendiri, Persi menjadi Negara Iran. Yaman, Syiria, Bahrain, Emirat Arab, Quait, Qatar dan lainnya menjadi Negara sendiri semua Pada waktu dulu semua Negara itu dibawah kendali pemerintahan Sayyidina Umar bin Khottob. Padahal waktu itu umat Islam masih sedikit akan tetapi bisa mengusai Negara yang sangat luas itu. Sebabnya umat Islam waktu itu TIDAK SEPERTI BUIH. Adapun sekarang banyak umat Islam akan tetapi dalamnya keropos. Siapa yang takut dengan buih?.
(Syaih Muchammad Muchtar Bin Al Hajj Abdul Mu’thi, Dalam Pengajian Peringatan Tahun Baru Hijriyah 3 Muharrom 1425H/ 23 FeBruari 2004M).
Mengucapkan
Selamat Tahun Baru 1 Muharrom 1428 Hijriyah
Mohon Maaf atas Segala Salah Khilaf yang Telah Lalu
Semoga ke depan kita semakin baik dan baik lagi
Termasuk golongan orang-orang yang beruntung
Yaitu yang hari ini lebih baik dari hari kemarin
Yaitu yang besok lebih baik dari hari ini
Amin…
_________________
dari milis taubat-nashuha oleh Her Budianto
Friday, January 12, 2007
Kisah pendeta senior di Afrika Selatan Yang Masuk Islam : bermimpi bertemu Rasululah SAWW
Journey to Islam Oleh : Redaksi 31 Oct 2006 - 6:45 pm
"Ya Tuhanku... Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku. .. sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu... Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran... manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku... jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan. .. tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar...
Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-'Alam al-Islami di sana.
Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya ‘Sily.’ Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting.
Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, pendeta tersebut datang bersama temannya yang bernama Sulaiman. Sulaiman adalah salah seorang anggota sebuah sasana tinju setelah ia memeluk Islam, selepas bertanding dengan seorang petinju muslim terkenal, Muhammad Ali. Aku menyambut keda-tangan mereka di kantorku dengan perasaan yang sangat gembira. Sily seorang yang berpostur tubuh pendek, berkulit sangat hitam dan mudah tersenyum. Ia duduk di depanku dan berbicara denganku dengan lemah lembut. Aku katakan, "Saudara Sily bolehkah kami mendengar kisah keislamanmu? " ia tersenyum dan berkata, "Ya, tentu saja boleh."
Pembaca yang mulia, dengar dan perhatikan apa yang telah ia ceritakan kepadaku, kemudian setelah itu, silahkan beri penilaian.!
Sily berkata, "Dulu aku seorang pendeta yang sangat militan. Aku berkhidmat untuk gereja dengan segala kesungguhan. Tidak hanya sampai di situ, aku juga salah seorang aktifis kristenisasi senior di Afrika Selatan. Karena aktifitasku yang besar maka Vatikan memilihku untuk menjalankan program kristenisasi yang mereka subsidi. Aku mengambil dana Vatikan yang sampai kepadaku untuk menjalankan program tersebut. Aku mempergunakan segala cara untuk mencapai targetku. Aku melakukan berbagai kunjungan rutin ke madrasah-madrasah, sekolah-sekolah yang terletak di kampung dan di daerah pedalaman. Aku memberikan dana tersebut dalam bentuk sumbangan, pemberian, sedekah dan hadiah agar dapat mencapai targetku yaitu memasukkan masyarakat ke dalam agama Kristen. Gereja melimpahkan dana tersebut kepadaku sehingga aku menjadi seorang hartawan, mempunyai rumah mewah, mobil dan gaji yang tinggi. Posisiku melejit di antara pendeta-pendeta lainnya.
Pada suatu hari, aku pergi ke pusat pasar di kotaku untuk membeli beberapa hadiah. Di tempat itulah bermula sebuah perubahan!
Di pasar itu aku bertemu dengan seseorang yang memakai kopiah. Ia pedagang berbagai hadiah. Waktu itu aku mengenakan pakaian jubah pendeta berwarna putih yang merupakan ciri khas kami. Aku mulai menawar harga yang disebutkan si penjual. Dari sini aku mengetahui bahwa ia seorang muslim. Kami menyebutkan agama Islam yang ada di Afrika selatan dengan sebutan ‘agama orang Arab.’ Kami tidak menyebutnya dengan sebutan Islam. Aku pun membeli berbagai hadiah yang aku inginkan. Sulit bagi kami menjerat orang-orang yang lurus dan mereka yang konsiten dengan agamanya, sebagaimana yang telah berhasil kami tipu dan kami kristenkan dari kalangan orang-orang Islam yang miskin di Afrika Selatan.
Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, "Bukankah anda seorang pendeta?" Aku jawab, "Benar." Lantas ia bertanya kepadaku, "Siapa Tuhanmu?" Aku katakan, "Al-Masih." Ia kembali berkata, "Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, 'Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku'." Ucapan muslim tersebut bagaikan petir yang menyambar kepalaku. Aku tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Aku berusaha membuka-buka kembali catatanku dan mencarinya di dalam kitab-kitab Injil dan kitab Kristen lainnya untuk menemukan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan lelaki tersebut. Namun aku tidak menemukannya. Tidak ada satu ayat pun yang men-ceritakan bahwa al-Masih berkata bahwa ia adalah Allah atau anak Allah. Lelaki itu telah menjatuhkan mentalku dan menyulitkanku. Aku ditimpa sebuah bencana yang membuat dadaku sempit. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini tidak pernah terlintas olehku? Lalu aku tinggalkan lelaki itu sambil menundukkan wajah. Ketika itu aku sadar bahwa aku telah berjalan jauh tanpa arah. Aku terus berusaha mencari ayat-ayat seperti ini, walau bagaimanapun rumitnya. Namun aku tetap tidak mampu, aku telah kalah.
Aku pergi ke Dewan Gereja dan meminta kepada para anggota dewan agar berkumpul. Mereka menyepakatinya. Pada pertemuan tersebut aku mengabarkan kepada mereka tentang apa yang telah aku dengar. Tetapi mereka malah menyerangku dengan ucapan, "Kamu telah ditipu orang Arab. Ia hanya ingin meyesatkanmu dan memasukkan kamu ke dalam agama orang Arab." Aku katakan, "Kalau begitu, coba beri jawabannya!" Mereka membantah pertanyaan seperti itu namun tak seorang pun yang mampu memberikan jawaban.
Pada hari minggu, aku harus memberikan pidato dan pelajaranku di gereja. Aku berdiri di depan orang banyak untuk memberikan wejangan. Namun aku tidak sanggup melakukannya. Sementara para hadirin merasa aneh, karena aku berdiri di hadapan mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun. Aku kembali masuk ke dalam gereja dan meminta kepada temanku agar ia menggantikan tempatku. Aku katakan bahwa aku sedang sakit. Padahal jiwaku hancur luluh.
Aku pulang ke rumah dalam keadaan bingung dan cemas. Lalu aku masuk dan duduk di sebuah ruangan kecil. Sambil menangis aku menengadahkan pandanganku ke langit seraya berdoa. Namun kepada siapa aku berdoa. Kemudian aku berdoa kepada Dzat yang aku yakini bahwa Dia adalah Allah Sang Maha Pencipta, "Ya Tuhanku... Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku. .. sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu... Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran... manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku... jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan. .. tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar..." lantas akupun tertidur.
Di dalam tidur, aku melihat diriku sedang berada di sebuah ruangan yang sangat luas. Tidak ada seorang pun di dalamnya kecuali diriku. Tiba-tiba di tengah ruangan tersebut muncul seorang lelaki. Wajah orang itu tidak begitu jelas karena kilauan cahaya yang terpancar darinya dan dari sekelilingnya. Namun aku yakin bahwa cahaya tersebut muncul dari orang tersebut. Lelaki itu memberi isyarat kepadaku dan memanggil, "Wahai Ibrahim!" Aku menoleh ingin mengetahui siapa Ibrahim, namun aku tidak menjumpai siapa pun di ruangan itu. Lelaki itu berkata, "Kamu Ibrahim... kamulah yang bernama Ibrahim. Bukankah engkau yang memohon petunjuk kepada Allah?" Aku jawab, "Benar." Ia berkata, "Lihat ke sebelah kananmu!" Maka akupun menoleh ke kanan dan ternyata di sana ada sekelompok orang yang sedang memanggul barang-barang mereka dengan mengenakan pakaian putih dan bersorban putih. Ikutilah mereka agar engkau mengetahui kebenaran!" Lanjut lelaki itu.
Kemudian aku terbangun dari tidurku. Aku merasakan sebuah kegembiraan menyelimutiku. Namun aku belum juga memperoleh ketenangan ketika muncul pertanyaan, di mana gerangan kelompok yang aku lihat di dalam mimipiku itu berada.
Aku bertekad untuk melanjutkannya dengan berkelana mencari sebuah kebenaran, sebagaimana ciri-ciri yang telah diisyaratkan dalam mimpiku. Aku yakin ini semua merupakan petunjuk dari Allah SWT. Kemudian aku minta cuti kerja dan mulai melakukan perjalanan panjang yang memaksaku untuk berkeliling di beberapa kota mencari dan bertanya di mana orang-orang yang memakai pakaian dan sorban putih berada. Telah panjang perjalanan dan pencarianku. Setiap aku menjumpai kaum muslimin, mereka hanya memakai celana panjang dan kopiah. Hingga akhirnya aku sampai di kota Johannesburg .
Di sana aku mendatangi kantor penerima tamu milik Lembaga Muslim Afrika. Di rumah itu aku bertanya kepada pegawai penerima tamu tentang jamaah tersebut. Namun ia mengira bahwa aku seorang peminta-minta dan memberikan sejumlah uang. Aku katakan, "Bukan ini yang aku minta. Bukankah kalian mempunyai tempat ibadah yang dekat dari sini? Tolong tunjukkan masjid yang terdekat." Lalu aku mengikuti arahannya dan aku terkejut ketika melihat seorang lelaki berpakaian dan bersorban putih sedang berdiri di depan pintu.
Aku sangat girang, karena ciri-cirinya sama seperti yang aku lihat dalam mimpi. Dengan hati yang berbunga-bunga, aku mendekati orang tersebut. Sebelum aku mengatakan sepatah kata, ia terlebih dahulu berkata, "Selamat datang ya Ibrahim!" Aku terperanjat mendengarnya. Ia mengetahui namaku sebelum aku memperkenalkannya. Lantas ia melanjutkan ucapan-nya, "Aku melihatmu di dalam mimpi bahwa engkau sedang mencari-cari kami. Engkau hendak mencari kebenaran? Kebenaran ada pada agama yang diridhai Allah untuk hamba-Nya yaitu Islam." Aku katakan, "Benar. Aku sedang mencari kebenaran yang telah ditunjukkan oleh lelaki bercahaya dalam mimpiku, agar aku mengikuti sekelompok orang yang berpakaian seperti busana yang engkau kenakan. Tahukah kamu siapa lelaki yang aku lihat dalam mimpiku itu?" Ia menjawab, "Dia adalah Nabi kami Muhammad, Nabi agama Islam yang benar, Rasulullah SAW." Sulit bagiku untuk mempercayai apa yang terjadi pada diriku. Namun langsung saja aku peluk dia dan aku katakan kepadanya, "Benarkah lelaki itu Rasul dan Nabi kalian yang datang menunjukiku agama yang benar?" Ia berkata, "Benar."
Ia lalu menyambut kedatanganku dan memberikan ucapan selamat karena Allah telah memberiku hidayah kebenaran. Kemudian datang waktu shalat zhuhur. Ia mempersilahkanku duduk di tempat paling belakang dalam masjid dan ia pergi untuk melaksanakan shalat bersama jamaah yang lain. Aku memperhatikan kaum muslimin banyak memakai pakaian seperti yang dipakainya. Aku melihat mereka rukuk dan sujud kepada Allah. Aku berkata dalam hati, "Demi Allah, inilah agama yang benar. Aku telah membaca dalam berbagai kitab bahwa para nabi dan rasul meletakkan dahinya di atas tanah sujud kepada Allah." Setelah mereka shalat, jiwaku mulai merasa tenang dengan fenomena yang aku lihat. Aku berucap dalam hati, "Demi Allah sesungguhnya Allah SAW telah menunjukkan kepadaku agama yang benar." Seorang muslim memanggilku agar aku mengumumkan keislamanku. Lalu aku mengucapkan dua kalimat syahadat dan aku menangis sejadi-jadinya karena gembira telah mendapat hidayah dari Allah SWT.
Kemudian aku tinggal bersamanya untuk mempelajari Islam dan aku pergi bersama mereka untuk melakukan safari dakwah dalam waktu beberapa lama. Mereka mengunjungi semua tempat, mengajak manusia kepada agama Islam. Aku sangat gembira ikut bersama mereka. Aku dapat belajar shalat, puasa, tahajjud, doa, kejujuran dan amanah dari mereka. Aku juga belajar dari mereka bahwa seorang muslim diperintahkan untuk menyampaikan agama Allah dan bagaimana menjadi seorang muslim yang mengajak kepada jalan Allah serta berdakwah dengan hikmah, sabar, tenang, rela berkorban dan berwajah ceria.
Setelah beberapa bulan kemudian, aku kembali ke kotaku. Ternyata keluarga dan teman-temanku sedang mencari-cariku. Namun ketika melihat aku kembali memakai pakaian Islami, mereka mengingkarinya dan Dewan Gereja meminta kepadaku agar diadakan sidang darurat. Pada pertemuan itu mereka mencelaku karena aku telah meninggalkan agama keluarga dan nenek moyang kami. Mereka berkata kepadaku, "Sungguh kamu telah tersesat dan tertipu dengan agama orang Arab." Aku katakan, "Tidak ada seorang pun yang telah menipu dan menyesatkanku. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW datang kepadaku dalam mimpi untuk menunjukkan kebenaran dan agama yang benar yaitu agama Islam. Bukan agama orang Arab sebagaimana yang kalian katakan. Aku mengajak kalian kepada jalan yang benar dan memeluk Islam." Mereka semua terdiam.
Kemudian mereka mencoba cara lain, yaitu membujukku dengan memberikan harta, kekuasaan dan pangkat. Mereka berkata, "Sesungguhnya Vatikan me-mintamu untuk tinggal bersama mereka selama enam bulan untuk menyerahkan uang panjar pembelian rumah dan mobil baru untukmu serta memberimu kenaikan gaji dan pangkat tertinggi di gereja."
Semua tawaran tersebut aku tolak dan aku katakan kepada mereka, "Apakah kalian akan menyesatkanku setelah Allah memberiku hidayah? Demi Allah aku takkan pernah melakukannya walaupun kalian memenggal leherku." Kemudian aku menasehati mereka dan kembali mengajak mereka ke agama Islam. Maka masuk Islamlah dua orang dari kalangan pendeta.
Alhamdulillah, Setelah melihat tekadku tersebut, mereka menarik semua derajat dan pangkatku. Aku merasa senang dengan itu semua, bahkan tadinya aku ingin agar penarikan itu segera dilakukan. Kemudian aku mengembalikan semua harta dan tugasku kepada mereka dan akupun pergi meninggalkan mereka,” Sily mengakhiri kisahnya.
Kisah masuk Islam Ibrahim Sily yang ia ceritakan sendiri kepadaku di kantorku, disaksikan oleh Abdul Khaliq sekretaris kantor Rabithah Afrika dan dua orang lainnya. Pendeta sily sekarang dipanggil dengan Da’i Ibrahim Sily berasal dari kabilah Kuza Afrika Selatan. Aku mengundang pendeta Ibrahim -maaf- Da’i Ibrahim Sily makan siang di rumahku dan aku laksanakan apa yang diwajibkan dalam agamaku yaitu memuliakannya, kemudian ia pun pamit. Setelah pertemuan itu aku pergi ke Makkah al-Mukarramah untuk melaksanakan suatu tugas. Waktu itu kami sudah mendekati persiapan seminar Ilmu Syar'i I yang akan diadakan di kota Cape Town. Lalu aku kembali ke Afrika Selatan tepatnya ke kota Cape Town.
Ketika aku berada di kantor yang telah disiapkan untuk kami di Ma'had Arqam, Dai Ibrahim Sily mendatangiku. Aku langsung mengenalnya dan aku ucapkan salam untuknya dan bertanya, "Apa yang kamu lakukan disini wahai Ibrahim.?" Ia menjawab, "Aku sedang mengunjungi tempat-tempat di Afrika Selatan untuk berdakwah kepada Allah. Aku ingin mengeluarkan masyarakat negeriku dari api neraka, mengeluarkan mereka dari jalan yang gelap ke jalan yang terang dengan memasukkan mereka ke dalam agama Islam."
Setelah Ibrahim selesai mengisahkan kepada kami bahwa perhatiannya sekarang hanya tertumpah untuk dakwah kepada agama Allah, ia meninggalkan kami menuju suatu daerah... medan dakwah yang penuh dengan pengorbanan di jalan Allah. Aku perhatikan wajahnya berubah dan pakaiannya bersinar. Aku heran ia tidak meminta bantuan dan tidak menjulurkan tangannya meminta sumbangan. Aku merasakan ada yang mengalir di pipiku yang membangkitkan perasaan aneh. Perasaan ini seakan-akan berbicara kepadaku, "Kalian manusia yang mempermainkan dakwah, ti-dakkah kalian perhatikan para mujahid di jalan Allah!"
Benar wahai sudaraku. Kami telah tertinggal.. . kami berjalan lamban... kami telah tertipu dengan kehidupan dunia, sementara orang-orang yang seperti Da’i Ibrahim Sily, Da’i berbangsa Spanyol Ahmad Sa'id berkorban, berjihad dan bertempur demi menyampaikan agama ini. Ya Rabb rahmatilah kami. (alsofwah)
(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad Shalih al-Qaththani, seperti yang dinukilnya dari tulisan Dr. Abdul Aziz Ahmad Sarhan, Dekan fakultas Tarbiyah di Makkah al-Mukarramah, dengan sedikit perubahan. PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616)
"Ya Tuhanku... Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku. .. sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu... Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran... manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku... jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan. .. tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar...
Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-'Alam al-Islami di sana.
Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya ‘Sily.’ Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting.
Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, pendeta tersebut datang bersama temannya yang bernama Sulaiman. Sulaiman adalah salah seorang anggota sebuah sasana tinju setelah ia memeluk Islam, selepas bertanding dengan seorang petinju muslim terkenal, Muhammad Ali. Aku menyambut keda-tangan mereka di kantorku dengan perasaan yang sangat gembira. Sily seorang yang berpostur tubuh pendek, berkulit sangat hitam dan mudah tersenyum. Ia duduk di depanku dan berbicara denganku dengan lemah lembut. Aku katakan, "Saudara Sily bolehkah kami mendengar kisah keislamanmu? " ia tersenyum dan berkata, "Ya, tentu saja boleh."
Pembaca yang mulia, dengar dan perhatikan apa yang telah ia ceritakan kepadaku, kemudian setelah itu, silahkan beri penilaian.!
Sily berkata, "Dulu aku seorang pendeta yang sangat militan. Aku berkhidmat untuk gereja dengan segala kesungguhan. Tidak hanya sampai di situ, aku juga salah seorang aktifis kristenisasi senior di Afrika Selatan. Karena aktifitasku yang besar maka Vatikan memilihku untuk menjalankan program kristenisasi yang mereka subsidi. Aku mengambil dana Vatikan yang sampai kepadaku untuk menjalankan program tersebut. Aku mempergunakan segala cara untuk mencapai targetku. Aku melakukan berbagai kunjungan rutin ke madrasah-madrasah, sekolah-sekolah yang terletak di kampung dan di daerah pedalaman. Aku memberikan dana tersebut dalam bentuk sumbangan, pemberian, sedekah dan hadiah agar dapat mencapai targetku yaitu memasukkan masyarakat ke dalam agama Kristen. Gereja melimpahkan dana tersebut kepadaku sehingga aku menjadi seorang hartawan, mempunyai rumah mewah, mobil dan gaji yang tinggi. Posisiku melejit di antara pendeta-pendeta lainnya.
Pada suatu hari, aku pergi ke pusat pasar di kotaku untuk membeli beberapa hadiah. Di tempat itulah bermula sebuah perubahan!
Di pasar itu aku bertemu dengan seseorang yang memakai kopiah. Ia pedagang berbagai hadiah. Waktu itu aku mengenakan pakaian jubah pendeta berwarna putih yang merupakan ciri khas kami. Aku mulai menawar harga yang disebutkan si penjual. Dari sini aku mengetahui bahwa ia seorang muslim. Kami menyebutkan agama Islam yang ada di Afrika selatan dengan sebutan ‘agama orang Arab.’ Kami tidak menyebutnya dengan sebutan Islam. Aku pun membeli berbagai hadiah yang aku inginkan. Sulit bagi kami menjerat orang-orang yang lurus dan mereka yang konsiten dengan agamanya, sebagaimana yang telah berhasil kami tipu dan kami kristenkan dari kalangan orang-orang Islam yang miskin di Afrika Selatan.
Si penjual muslim itu bertanya kepadaku, "Bukankah anda seorang pendeta?" Aku jawab, "Benar." Lantas ia bertanya kepadaku, "Siapa Tuhanmu?" Aku katakan, "Al-Masih." Ia kembali berkata, "Aku menantangmu, coba datangkan satu ayat di dalam Injil yang menyebutkan bahwa al-Masih AS berkata, 'Aku adalah Allah atau aku anak Allah. Maka sembahlah aku'." Ucapan muslim tersebut bagaikan petir yang menyambar kepalaku. Aku tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Aku berusaha membuka-buka kembali catatanku dan mencarinya di dalam kitab-kitab Injil dan kitab Kristen lainnya untuk menemukan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan lelaki tersebut. Namun aku tidak menemukannya. Tidak ada satu ayat pun yang men-ceritakan bahwa al-Masih berkata bahwa ia adalah Allah atau anak Allah. Lelaki itu telah menjatuhkan mentalku dan menyulitkanku. Aku ditimpa sebuah bencana yang membuat dadaku sempit. Bagaimana mungkin pertanyaan seperti ini tidak pernah terlintas olehku? Lalu aku tinggalkan lelaki itu sambil menundukkan wajah. Ketika itu aku sadar bahwa aku telah berjalan jauh tanpa arah. Aku terus berusaha mencari ayat-ayat seperti ini, walau bagaimanapun rumitnya. Namun aku tetap tidak mampu, aku telah kalah.
Aku pergi ke Dewan Gereja dan meminta kepada para anggota dewan agar berkumpul. Mereka menyepakatinya. Pada pertemuan tersebut aku mengabarkan kepada mereka tentang apa yang telah aku dengar. Tetapi mereka malah menyerangku dengan ucapan, "Kamu telah ditipu orang Arab. Ia hanya ingin meyesatkanmu dan memasukkan kamu ke dalam agama orang Arab." Aku katakan, "Kalau begitu, coba beri jawabannya!" Mereka membantah pertanyaan seperti itu namun tak seorang pun yang mampu memberikan jawaban.
Pada hari minggu, aku harus memberikan pidato dan pelajaranku di gereja. Aku berdiri di depan orang banyak untuk memberikan wejangan. Namun aku tidak sanggup melakukannya. Sementara para hadirin merasa aneh, karena aku berdiri di hadapan mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun. Aku kembali masuk ke dalam gereja dan meminta kepada temanku agar ia menggantikan tempatku. Aku katakan bahwa aku sedang sakit. Padahal jiwaku hancur luluh.
Aku pulang ke rumah dalam keadaan bingung dan cemas. Lalu aku masuk dan duduk di sebuah ruangan kecil. Sambil menangis aku menengadahkan pandanganku ke langit seraya berdoa. Namun kepada siapa aku berdoa. Kemudian aku berdoa kepada Dzat yang aku yakini bahwa Dia adalah Allah Sang Maha Pencipta, "Ya Tuhanku... Wahai Dzat yang telah men-ciptakanku. .. sungguh telah tertutup semua pintu di hadapanku kecuali pintuMu... Janganlah Engkau halangi aku mengetahui kebenaran... manakah yang hak dan di manakah kebenaran? Ya Tuhanku... jangan Engkau biarkan aku dalam kebimbangan. .. tunjukkan kepadaku jalan yang hak dan bimbing aku ke jalan yang benar..." lantas akupun tertidur.
Di dalam tidur, aku melihat diriku sedang berada di sebuah ruangan yang sangat luas. Tidak ada seorang pun di dalamnya kecuali diriku. Tiba-tiba di tengah ruangan tersebut muncul seorang lelaki. Wajah orang itu tidak begitu jelas karena kilauan cahaya yang terpancar darinya dan dari sekelilingnya. Namun aku yakin bahwa cahaya tersebut muncul dari orang tersebut. Lelaki itu memberi isyarat kepadaku dan memanggil, "Wahai Ibrahim!" Aku menoleh ingin mengetahui siapa Ibrahim, namun aku tidak menjumpai siapa pun di ruangan itu. Lelaki itu berkata, "Kamu Ibrahim... kamulah yang bernama Ibrahim. Bukankah engkau yang memohon petunjuk kepada Allah?" Aku jawab, "Benar." Ia berkata, "Lihat ke sebelah kananmu!" Maka akupun menoleh ke kanan dan ternyata di sana ada sekelompok orang yang sedang memanggul barang-barang mereka dengan mengenakan pakaian putih dan bersorban putih. Ikutilah mereka agar engkau mengetahui kebenaran!" Lanjut lelaki itu.
Kemudian aku terbangun dari tidurku. Aku merasakan sebuah kegembiraan menyelimutiku. Namun aku belum juga memperoleh ketenangan ketika muncul pertanyaan, di mana gerangan kelompok yang aku lihat di dalam mimipiku itu berada.
Aku bertekad untuk melanjutkannya dengan berkelana mencari sebuah kebenaran, sebagaimana ciri-ciri yang telah diisyaratkan dalam mimpiku. Aku yakin ini semua merupakan petunjuk dari Allah SWT. Kemudian aku minta cuti kerja dan mulai melakukan perjalanan panjang yang memaksaku untuk berkeliling di beberapa kota mencari dan bertanya di mana orang-orang yang memakai pakaian dan sorban putih berada. Telah panjang perjalanan dan pencarianku. Setiap aku menjumpai kaum muslimin, mereka hanya memakai celana panjang dan kopiah. Hingga akhirnya aku sampai di kota Johannesburg .
Di sana aku mendatangi kantor penerima tamu milik Lembaga Muslim Afrika. Di rumah itu aku bertanya kepada pegawai penerima tamu tentang jamaah tersebut. Namun ia mengira bahwa aku seorang peminta-minta dan memberikan sejumlah uang. Aku katakan, "Bukan ini yang aku minta. Bukankah kalian mempunyai tempat ibadah yang dekat dari sini? Tolong tunjukkan masjid yang terdekat." Lalu aku mengikuti arahannya dan aku terkejut ketika melihat seorang lelaki berpakaian dan bersorban putih sedang berdiri di depan pintu.
Aku sangat girang, karena ciri-cirinya sama seperti yang aku lihat dalam mimpi. Dengan hati yang berbunga-bunga, aku mendekati orang tersebut. Sebelum aku mengatakan sepatah kata, ia terlebih dahulu berkata, "Selamat datang ya Ibrahim!" Aku terperanjat mendengarnya. Ia mengetahui namaku sebelum aku memperkenalkannya. Lantas ia melanjutkan ucapan-nya, "Aku melihatmu di dalam mimpi bahwa engkau sedang mencari-cari kami. Engkau hendak mencari kebenaran? Kebenaran ada pada agama yang diridhai Allah untuk hamba-Nya yaitu Islam." Aku katakan, "Benar. Aku sedang mencari kebenaran yang telah ditunjukkan oleh lelaki bercahaya dalam mimpiku, agar aku mengikuti sekelompok orang yang berpakaian seperti busana yang engkau kenakan. Tahukah kamu siapa lelaki yang aku lihat dalam mimpiku itu?" Ia menjawab, "Dia adalah Nabi kami Muhammad, Nabi agama Islam yang benar, Rasulullah SAW." Sulit bagiku untuk mempercayai apa yang terjadi pada diriku. Namun langsung saja aku peluk dia dan aku katakan kepadanya, "Benarkah lelaki itu Rasul dan Nabi kalian yang datang menunjukiku agama yang benar?" Ia berkata, "Benar."
Ia lalu menyambut kedatanganku dan memberikan ucapan selamat karena Allah telah memberiku hidayah kebenaran. Kemudian datang waktu shalat zhuhur. Ia mempersilahkanku duduk di tempat paling belakang dalam masjid dan ia pergi untuk melaksanakan shalat bersama jamaah yang lain. Aku memperhatikan kaum muslimin banyak memakai pakaian seperti yang dipakainya. Aku melihat mereka rukuk dan sujud kepada Allah. Aku berkata dalam hati, "Demi Allah, inilah agama yang benar. Aku telah membaca dalam berbagai kitab bahwa para nabi dan rasul meletakkan dahinya di atas tanah sujud kepada Allah." Setelah mereka shalat, jiwaku mulai merasa tenang dengan fenomena yang aku lihat. Aku berucap dalam hati, "Demi Allah sesungguhnya Allah SAW telah menunjukkan kepadaku agama yang benar." Seorang muslim memanggilku agar aku mengumumkan keislamanku. Lalu aku mengucapkan dua kalimat syahadat dan aku menangis sejadi-jadinya karena gembira telah mendapat hidayah dari Allah SWT.
Kemudian aku tinggal bersamanya untuk mempelajari Islam dan aku pergi bersama mereka untuk melakukan safari dakwah dalam waktu beberapa lama. Mereka mengunjungi semua tempat, mengajak manusia kepada agama Islam. Aku sangat gembira ikut bersama mereka. Aku dapat belajar shalat, puasa, tahajjud, doa, kejujuran dan amanah dari mereka. Aku juga belajar dari mereka bahwa seorang muslim diperintahkan untuk menyampaikan agama Allah dan bagaimana menjadi seorang muslim yang mengajak kepada jalan Allah serta berdakwah dengan hikmah, sabar, tenang, rela berkorban dan berwajah ceria.
Setelah beberapa bulan kemudian, aku kembali ke kotaku. Ternyata keluarga dan teman-temanku sedang mencari-cariku. Namun ketika melihat aku kembali memakai pakaian Islami, mereka mengingkarinya dan Dewan Gereja meminta kepadaku agar diadakan sidang darurat. Pada pertemuan itu mereka mencelaku karena aku telah meninggalkan agama keluarga dan nenek moyang kami. Mereka berkata kepadaku, "Sungguh kamu telah tersesat dan tertipu dengan agama orang Arab." Aku katakan, "Tidak ada seorang pun yang telah menipu dan menyesatkanku. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW datang kepadaku dalam mimpi untuk menunjukkan kebenaran dan agama yang benar yaitu agama Islam. Bukan agama orang Arab sebagaimana yang kalian katakan. Aku mengajak kalian kepada jalan yang benar dan memeluk Islam." Mereka semua terdiam.
Kemudian mereka mencoba cara lain, yaitu membujukku dengan memberikan harta, kekuasaan dan pangkat. Mereka berkata, "Sesungguhnya Vatikan me-mintamu untuk tinggal bersama mereka selama enam bulan untuk menyerahkan uang panjar pembelian rumah dan mobil baru untukmu serta memberimu kenaikan gaji dan pangkat tertinggi di gereja."
Semua tawaran tersebut aku tolak dan aku katakan kepada mereka, "Apakah kalian akan menyesatkanku setelah Allah memberiku hidayah? Demi Allah aku takkan pernah melakukannya walaupun kalian memenggal leherku." Kemudian aku menasehati mereka dan kembali mengajak mereka ke agama Islam. Maka masuk Islamlah dua orang dari kalangan pendeta.
Alhamdulillah, Setelah melihat tekadku tersebut, mereka menarik semua derajat dan pangkatku. Aku merasa senang dengan itu semua, bahkan tadinya aku ingin agar penarikan itu segera dilakukan. Kemudian aku mengembalikan semua harta dan tugasku kepada mereka dan akupun pergi meninggalkan mereka,” Sily mengakhiri kisahnya.
Kisah masuk Islam Ibrahim Sily yang ia ceritakan sendiri kepadaku di kantorku, disaksikan oleh Abdul Khaliq sekretaris kantor Rabithah Afrika dan dua orang lainnya. Pendeta sily sekarang dipanggil dengan Da’i Ibrahim Sily berasal dari kabilah Kuza Afrika Selatan. Aku mengundang pendeta Ibrahim -maaf- Da’i Ibrahim Sily makan siang di rumahku dan aku laksanakan apa yang diwajibkan dalam agamaku yaitu memuliakannya, kemudian ia pun pamit. Setelah pertemuan itu aku pergi ke Makkah al-Mukarramah untuk melaksanakan suatu tugas. Waktu itu kami sudah mendekati persiapan seminar Ilmu Syar'i I yang akan diadakan di kota Cape Town. Lalu aku kembali ke Afrika Selatan tepatnya ke kota Cape Town.
Ketika aku berada di kantor yang telah disiapkan untuk kami di Ma'had Arqam, Dai Ibrahim Sily mendatangiku. Aku langsung mengenalnya dan aku ucapkan salam untuknya dan bertanya, "Apa yang kamu lakukan disini wahai Ibrahim.?" Ia menjawab, "Aku sedang mengunjungi tempat-tempat di Afrika Selatan untuk berdakwah kepada Allah. Aku ingin mengeluarkan masyarakat negeriku dari api neraka, mengeluarkan mereka dari jalan yang gelap ke jalan yang terang dengan memasukkan mereka ke dalam agama Islam."
Setelah Ibrahim selesai mengisahkan kepada kami bahwa perhatiannya sekarang hanya tertumpah untuk dakwah kepada agama Allah, ia meninggalkan kami menuju suatu daerah... medan dakwah yang penuh dengan pengorbanan di jalan Allah. Aku perhatikan wajahnya berubah dan pakaiannya bersinar. Aku heran ia tidak meminta bantuan dan tidak menjulurkan tangannya meminta sumbangan. Aku merasakan ada yang mengalir di pipiku yang membangkitkan perasaan aneh. Perasaan ini seakan-akan berbicara kepadaku, "Kalian manusia yang mempermainkan dakwah, ti-dakkah kalian perhatikan para mujahid di jalan Allah!"
Benar wahai sudaraku. Kami telah tertinggal.. . kami berjalan lamban... kami telah tertipu dengan kehidupan dunia, sementara orang-orang yang seperti Da’i Ibrahim Sily, Da’i berbangsa Spanyol Ahmad Sa'id berkorban, berjihad dan bertempur demi menyampaikan agama ini. Ya Rabb rahmatilah kami. (alsofwah)
(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad Shalih al-Qaththani, seperti yang dinukilnya dari tulisan Dr. Abdul Aziz Ahmad Sarhan, Dekan fakultas Tarbiyah di Makkah al-Mukarramah, dengan sedikit perubahan. PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616)
Tuesday, January 02, 2007
something stupid
wew?
who ?
u?
me?
brother?
sister??
mother
father??
uncle??
heuheuheueh
mybye yg baca yg stupi, atau yg nulis yg stupid :D
who ?
u?
me?
brother?
sister??
mother
father??
uncle??
heuheuheueh
mybye yg baca yg stupi, atau yg nulis yg stupid :D
Sunday, December 10, 2006
linux linux linux
assalamualaykum wr wb
sibuk abis deh, gara2 ada isu mau ada nya rajia2 warnet g legal menggunakan microsoft
hmm
sekarang sudah peka linux
mayan juga sih
mayan ribet, ada kekurangannya juga neh
g bisa webcam
tp yg lainnya Alhamdulillah bisa
ini pake pc linux xp
hmmm, ada 2warnet dbanjarmasin yg pake lisensi
1. kyagi (katanya sih sudah beli 24jt, tp untuk 24juta saja, aku rasa hanya windowsnya yg licensi, bagaimana dgn office? bagaimana dgn program-program yg lain?? bisa-bisa kalo ane itung 1komputer itu 2,5juta an kalo semua licensi.
2. kelpie
sisanya????
pake linux atau lagi transfer2 ke linux sekarang
abis dr walimahan teman neh, caffee
wassalamualaykum wr wb
sibuk abis deh, gara2 ada isu mau ada nya rajia2 warnet g legal menggunakan microsoft
hmm
sekarang sudah peka linux
mayan juga sih
mayan ribet, ada kekurangannya juga neh
g bisa webcam
tp yg lainnya Alhamdulillah bisa
ini pake pc linux xp
hmmm, ada 2warnet dbanjarmasin yg pake lisensi
1. kyagi (katanya sih sudah beli 24jt, tp untuk 24juta saja, aku rasa hanya windowsnya yg licensi, bagaimana dgn office? bagaimana dgn program-program yg lain?? bisa-bisa kalo ane itung 1komputer itu 2,5juta an kalo semua licensi.
2. kelpie
sisanya????
pake linux atau lagi transfer2 ke linux sekarang
abis dr walimahan teman neh, caffee
wassalamualaykum wr wb
Tuesday, December 05, 2006
Teologi Islam
Aspek
Teologi Islam
Persoalan politik akhirnya meningkat menjadi persoalan teologi dalam Islam. Penyelesaian sengketa antara Ali Ibn Bin Abi Talib dan Mu’awiyah Ibn Abi Sufyan dengan jalan arbitrase oleh kaum khawarij dipandang bertentangan dengan ajaran Islam. Al-Qur’an surah ke 5 Al-Maidah ayat 44-45 mengatakan :
Wa man lam yahkum bimaa anjalaAllahu faulaika humul kaafirin
Barang siapa tidak memutuskan suatu perkara dengan apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.
Penyelesaian Sengketa dengan arbitrase bukanlah penyelesaian menurut apa yang diturunkan Tuhan, dan oleh karena itu pihak-pihak yang menyetujui arbitrase tersebut telah menjadi kafir dalam pendapat kaum khawarij. Dengan demikian Ali, mu’awiyah, Abu musa Al-Asy’ari dan ‘amr Ibn Al-‘Aas menurut mereka telah menjadi kafir, kafir dalam arti keluar dari islam, yaitu Murtad, dan orang murtad wajib dibunuh, mereka pun memutuskan untuk membunuh ke empat pemuka tersebut.
Pengertian kafir adalah orang yang tidak percaya dan lawan dari kata kafir adalah mu’min yang artinya adalah orang yang percaya, di dalam Al-Qur’an kedua kata ini selalu di kontraskan. Didalamnya kata kafir dipakai terhadap orang yang tidak percaya pada Nabi Muhamad SAW dan ajaran yang beliau bawa. Yaitu orang yang belum menjadi mu’min atau belum masuk Islam (dengan kata lain dipake untuk golongan diluar islam). Tetapi khawarij memakai kata kafir di dalam golongan Islam sendiri.
KHAWARIJ
Dalam perkembangan selanjutnya kaum khawarij berpecah kedalam beberapa golongan, dan konsep kafir turut pula mengalami perubahan lebih lanjut :
1. Golongan Muhakkimah
Yaitu berpendapat bahwa orang Islam yang mengerjakan dosa besar adalah golongan kafir. Kata “kaba’ir” memang terdapat dalam Al-Qur’an , contohnya Surah An Nisa ayat 31.
إِن تَجْتَنِبُواْ كَبَآئِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُم مُّدْخَلاً كَرِي
Jika kamu jauhi dosa-dosa besar yang dilarang bagi kamu, perbuatan-perbuatan burukmu akan kami hilangkan.
“jika kamu menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan kami masukkan kamu ketempat yang mulia(Surga).”
Tetapi ada pendapat bahwa yang mengatakan dosa besar adalah mempunyai keyakinan Tuhan lebih dari pada satu, karena terjemah ayat 48 surah An nisa’ mengatakan ‘Tuhan tidak mengampuni dosa syirik, dan mengampuni dosa selain dari itu bagi siapa yang ia kehendaki.
Tetapi ada hadis-hadis yang mengatakan bahwa dalam dosa besar selain syirik termasuk juga zina, sihir, membunuh manusia tanpa sebab, memakan harta anak yatim piatu, riba, meninggalkan medan pertempuran dan memfitnah perempuan baik-baik.
Maka siapa yang mengerjakan salah satu dosa besar tersebut, menurut golongan Muhakkimah akan menjadi kafir
2. Golongan Azariqah
yaitu golongan kedua, pengertian kafir dalam golongan ini mereka rubah dengan Musyrik, bagi golongan Azariqah yang menjadi musyrik bukan hanya golongan Islam yang dosa besar, tetapi juga orang Islam yang tak sefaham dengan mereka. Dalam pendapat mereka hanya orang Azariqah lah yang orang Islam, orang yang tidak menganut ajaran Azariqah bukanlah orang Islam, dan mereka tidak segan-segan membunuh orang-orang yang demikian.
3. Golongan Najdah
Yaitu golongan yang lebih moderat sedikit dibandingkan Azariqah, mereka berpendapat orang Islam lain bukanlah kafir atau musyrik, tetapi dalam pandangan mereka yaitu apabila dosa kecil dikerjakan terus menerus akan membuat pelakunya menjadi musyrik.
4. Golongan Sufriah
Yaitu golongan yang membagi dosa besar menjadi dua golongan, yaitu dosa yang ada hukumannya di dunia (zina, dll) dan dosa yang tidak ada hukumannya di dunia (meninggalkan shalat, puasa, dll). Golongan dosa yang pertama tidak membuat orang menjadi kafir, tetapi yang membuat dosa besar golongan kedua adalah kafir.
5. Golongan Ibadiah
Yaitu golongan paling moderat dalam golongan khawarij, mereka tidak memandang orang Islam yang tidak sepaham dengan mereka musyrik dan tidak pula mu’min. mereka membagi kafir menjadi dua bagian yaitu kafir al-ni’mah (orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat-nikmat yang diberikan Tuhan) dan kafir al-millah (orang yang keluar dari agama).
MURJI’AH
Akibat kerasnya faham khawarij ini, maka timbullah kaum Murji’ah, kaum yang sama sekali bertentangan dengan faham golongan pendapat khawarij, yaitu kaum Murji’ah, bagi kaum Murji’ah orang Islam yang melakukan dosa besar tidak menjadi kafir tetapi tetap mu’min, soal dosa besarnya diserahkan kepada Tuhan kelak di hari perhitungan (apabila diampuni dia masuk syurga, apabila tidak diampuni dia masuk neraka sesuai dengan waktu dilakukannya kemudian masuk syurga).
Nama Murji’ah berasal dari kata arja’a yang berarti menunda atau memberi pengharapan, mereka disebut kaum Murji’ah karena ajaran mereka memang menundakan soal dosa besar yang dilakukan orang Islam kepada Tuhan (di hari Kiamat), kaum Murji’ah tidak mengambil keputusan sekarang juga di dunia dengan menghukum pelaku dosa besar menjadi kafir dan tidak masuk surga. Ajaran kaum Murji’ah memberikan harapan bagi pelaku dosa besar untuk diberi ampun oleh Tuhan dan bisa masuk surga.
Argument yang kaum Murji’ah yang dijadikan adalah ‘bahwa orang Islam yang melakukan dosa besar masih mengucapkan kedua syahadat (tiada Tuhan selain Allah SWT dan Muhamad SAW adalah Rasulnya) dan orang ini masih mu’min dan bukan kafir atau musyrik, karena orang yang demikian masih mempunyai perbuatan-perbuatan baik yang akan menjadi imbangan bagi dosa besarnya kelak di Hari Perhitungan, Tuhan Bersifat Maha Pemurah dan Maha Pengampun dan mungkin Tuhan mengampuni dosa besar yang dilakukannya di masa hidupnya, dan di dunia ini ia tetap dianggap mu’min dan diperlakukan sebagai orang Islam lainnya.
Kaum Murji’ah berpendapat bahwa perbuatan tidak dapat dipakai sebagai ukuran untuk menentukan Islam atau kafirnya seseorang, yang menentukan hal itu ialah Iman di dalam Hati dan apa yang ada di dalam hati manusia hanya Allah lah yang tahu, disamping manusia yang bersangkutan sendiri, manusia hanya dapat mengetahui apa yang diucapkan orang lain dengan lisannya, apa yang di dalam hatinya tidak dapat diketahui orang lain, dan Iman seseorang tidak dapat dirusakkan oleh dosa yang dilakukannya, sangat bertentangan pendapatnya dengan kaum khawarij (lebih melihat Iman seseorang dengan amal atau perbuatan).
Kaum Murji’ah terpecah juga kedalam beberapa golongan seperti Al-Jahmiah,
Al-Salihiah, Al-Yunusiah, dan Al-khassaniah. Beberapa golongan ini dapat dibagi kedalam dua golongan besar, yaitu golongan Moderat dan golongan Ekstrim.
Golongan Moderat berpendapat bahwa selama seseorang mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT dan Muhamad SAW adalah Rasulnya, orang demikian masih Islam walaupun dosa yang dilakukannya dalam bentuk dosa besar tidak membuat ia keluar dari Islam, ia tetap orang Islam dan ia akan masuk surga, kalau di hari kiamat dosanya diampuni Tuhan ia akan segera masuk surga, dan kalau tidak diampuni ia akan di hukum di neraka sesuai dosa yang dilakukannya dan kemudian baru dimasukkan ke dalam surga.
Golongan Ekstrim berpendapat bahwa perbuatan betul-betul tidak mempunyai pengaruh dalam soal masuk surga atau neraka di akhirat kelak, baik itu dosa besar sekalipun tidak mempunyai pengaruh dalam hal ini, diantara mereka ada berpendapat orang yang beriman sesungguhnya ia pada lahir menyatakan kekufuran dan menyembah berhala, kemudian ia mati, ia akan tetap Islam dan masuk surga. Dan golongan ini membawa orang menjadi tidak mementingkan sikap ahklak dan moral, dan ini tidak sesuai dengan salah satu ajaran dan tujuan Islam yaitu pembinaan moral dan budi pekerti luhur umat.
MU’TAZILAH
Seseorang yang bernama Wasil Ibn ‘Ata’ lahir di Madinah di tahun 700M kemudian pindah ke Basrah dan meninggal dalam usia 49 tahun, ia turut memdengar kuliah-kuliah yang diberikan Al Hasan Al Basri di Mesjid Basrah. Pada suatu ketika wasil menyatakan pendapat bahwa ia tidak setuju dengan paham kwaharij dan bertentangan dengan murji’ah, menurut keyakinannya orang yang melakukan dosa besar bukanlah kafir dan bukanlah mu’min, posisinya diantara keduanya, kalau orang yang demikian meninggal sebelum taubat maka ia akan masuk neraka selama-lamanya, seperti orang kafir, tetapi kalau dia sempat taubat sebelum dia meninggal maka dia akan masuk syurga.
Wasil yang mempunyai paham yang berbeda kemudian mendirikan paham teologi yang bernama mu’tazilah.
Dimasa itu umat Islam telah banyak mempunyai kontak dengan keyakinan-keyakinan dengan agama lain dan dengan falsafat Yunani, akibatnya masuklah faham Qadariah dan Jabariah, faham Qadariah di pelopori oleh Ma’bad Al-Juhani (80 H) dan Ghailani Al-Dimasyqi (abad VIII M), yaitu faham yang menurut mereka manusia lah yang mewujudkan perbuatan-prbuatan nya dengan kemauan dan tenaganya, manusia dalam faham Qadariah mempunyai kebebasan dalam kemauan dan kebebasan perbuatan. faham Jabariah dipelopori oleh Al-Ja’ad Ibn Dirham (abad VIII M) dan Jahm Ibn Safwan (131 H), menurut faham jabariah perbuatan manusia diciptakan dalam diri manusia, dalam faham ini manusia tidak mempunyai kemauan dan daya untuk mewujudkan perbuatannya, semua perbuatannya telah ditentukan Tuhan semenjak awal.
Kontak dengan Falsafat Yunani banyak membawa pemuja’an akal kedalam kalangan Islamm, kaum Mu’tazilah banyak dipengaruhi hal ini dan tidak mengherankan dalam pemikiran teologi mereka banyak dipengaruhi oleh daya akal atau ratio dan mempunyai corak liberal.
Kaum Mu’tazilah dikenal mempunyai lima ajaran dasar , yaitu Al Tawhid, Al ‘Adl, Al wa’d wa al wa’id, Al manzilah bain Al manzilatin dan Al Amr bi Al ma’ruf Al nahy ‘an Al munkar
Ajaran dasar pertama (Al tawhid ) bertujuan membela kemurnian faham kemaha Esa’an Tuhan, ajaran dasar kedua (Al ‘Adl) yaitu Tuhan Maha Adil, ajaran dasar yang ketiga (Al wa’d wa al wa’id) adalah Tuhan akan melaksanakan janji baik dan ancamannya, ajaran dasar keempat adalah (Al manzilah bain Al manzilatin) yaitu orang yang di antara dua posisi (orang yg melakukan dosa itu tidak kafir dan apabila ia bertobat ia akan masuk syurga), ajaran dasar yang kelima (Al Amr bi Al ma’ruf Al nahy ‘an Al munkar) mengandung kewajiban menyuruh berbuat baik dan melarang berbuat jahat.
Wasil Ibn ‘Ata’ → Abu Al Huzail Al’ Alaf (135-235 H) → Al Nazzam (185-221) → Al Jahiz (256 H) → Al Jubba’i (295 H) → Abu Hasyim (321 H) → Al Murdar (226 H) → Al Khayyat (300 H)
Kaum Mu’tazilah sudah tidak ada lagi, mereka mendapat tantangan keras dari umat Islam lain setelah berusaha untuk memaksakan faham-faham mereka dengan menggunakan kekerasan pada abad ke 9.
AL-ASY’ARIAH
Pemikiran rasional Mu’tazilah dan sikap kekerasan mereka mereka membawa pada lahirnya aliran teologi-teologi lain dalam Islam, Aliran itu timbul untuk menjadi tantangan bagi aliran yang bercorak rasionil dan liberal tersebut.
Tantangan pertama datang di Bagdad dari Abu Al-Hasan Al Asy’ari (873-935), faham-faham yang dimajukan Al Asy’ariah ini kemudian mengambil bentuk teologi yang diberi nama Al-Asy’ariah, di antara pemuka- pemuka termasyur terdapat nama-nama Abu Bakar Al Baqillani (1013 M), Imam Al Haramain Al Juwaini (419-478 H) dan Abu Hamid Al Ghazali (1058-1111)
Pendapat Al Asy’ari adalah Tuhan tetap mempunyai sifat-sifat, Tuhan kata Al Asy’ari tidak mungkin mengetahui dengan essensi-Nya, perbuatan manusia bukanlah diwujudkan manusia sendiri, tetapi diciptakan Tuhan, manusia bukanlah pencipta, tetapi dalam perwujudan dan perbuatannya manusia mempunyai bagian, sungguhpun bagian tidak efektif (diberi nama Al Kasb), karena Tuhan berkuasa mutlak, Tuhan tidak meski menjalankan janji-janji baik dan ancaman-Nya. Tuhan sebagai Pemilik Mutlak berbuat sekehandak hati-Nya terhadap Mahluk-Nya, mengenai dosa besar Al Asy’ari sependapat dengan Murji’ah Moderat.
Al Baqillani dan Al Juwaini tidak sepenuhnya sefaham dengan Al Asy’ari, terutama dalam soal Kasb, menurut mereka manusia masih mempunyai ke-bebanan dalam kehendak dan perbuatannya, hanya Al Ghazali yang setia pada ajaran Al Asy’ari.
MATURIDIAH
Tantangan kedua datang dari Abu Mansur Al Maturidi (944 M) di Samarqand, dalam soal-soal sifat-sifat Tuhan Al-Maturidi sefaham dengan Al Asy’ari, baginya juga Tuhan mengetahui bukan dengan zatnya, tetapi dengan Pengetahuan-Nya, Al Quran dalam pendapatnya juga bersifat qadim dan bukan diciptakan, mengenai dosa besar ia juga sefaham dengan Al Asy’ari, tetapi dalam perbuatan manusia ia berpendapat lain dari Al Asy’ari, pendapatnya lebih dekat dengan Al-Muta’zilah dalam artian bahwa manusialah sebenarnya yang mewujudkan perbuatan-perbuatannya. Dalam soal Al wa’d wa al wa’id Al Maturidi juga tidak sefaham dengan Al Asy’ari, sesuai dengan Al Muta’zilah ia berpendapat bahwa janji-janji baik dan ancaman-ancaman Tuhan pasti akan terjadi kelak.
Jelas kiranya teologi Al-Maturidi terletak diantara aliran Al-Asy’ari dan aliran Muta’zilah, pemuka-pemuka terbesar di aliran Al-Maturidi antara lain Abu Al-Yus Al-Bazdawi (421-493 H) dan Najm Al-Din Al-Nasafi (460-537 H).
Penutup
Aliran Asy’ariah dan Aliran Maturidiah masih ada dan inilah pada umumnya yang dianut oleh umat Islam sekarang, Aliran Maturidiah banyak dianut oleh pengikut-pengikut Mazhab Abu Hanafi, kedua aliran inilah yang disebut Ahli sunnah, tetapi faham rasional yang dibawa oleh kaum Muta’zilah mulai timbul kembali di abad ke-20, terutama dikalangan kaum terpelajar Islam, tetapi bagaimana pun, kaum Asy’ariah jauh lebih banyak dari pada pengikut-pengikut aliran lainnya. Tetapi jiwa kaum terpelajar sekarang lebih dapat menerima teologi atau falsafat hidup Muta’zilah, pemikiran-pemikiran Muta’zilah mulai ditimbulkan kembali oleh pemuka-pemuka pembaharuan dalam Islam periode abad ke-19, pandangan orang terhadap Muta’zilah telah berubah, kalau dulu dianggap kafir dan buku serta ajaran-ajaran dilarang, sekarang sudah ada pengarang-pengarang dan penyokong.
Dari uraian diatas dapatlah dilihat bahwa dalam lapangan hukum Islam, dalam Teologi Islam terdapat pula beberapa mahzab atau aliran, aliran-aliran yang ada dan yang timbul lagi adalah Asy’ariah, Maturidiah dan Muta’zilah. Ketiga aliran ini, sama halnya dengan mahzab-mahzab hukum Islam, tidak keluar dari ajaran-ajaran Islam, semuanya masih dalam lingkungan Islam dan oleh karena itu tiap orang Islam mempunyai kebebasan untuk memilih aliran teologi atau falsafat hidup yang sesuai dengan jiwanya.
Wallahu’alam bissowab
Teologi Islam
Persoalan politik akhirnya meningkat menjadi persoalan teologi dalam Islam. Penyelesaian sengketa antara Ali Ibn Bin Abi Talib dan Mu’awiyah Ibn Abi Sufyan dengan jalan arbitrase oleh kaum khawarij dipandang bertentangan dengan ajaran Islam. Al-Qur’an surah ke 5 Al-Maidah ayat 44-45 mengatakan :
Wa man lam yahkum bimaa anjalaAllahu faulaika humul kaafirin
Barang siapa tidak memutuskan suatu perkara dengan apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.
Penyelesaian Sengketa dengan arbitrase bukanlah penyelesaian menurut apa yang diturunkan Tuhan, dan oleh karena itu pihak-pihak yang menyetujui arbitrase tersebut telah menjadi kafir dalam pendapat kaum khawarij. Dengan demikian Ali, mu’awiyah, Abu musa Al-Asy’ari dan ‘amr Ibn Al-‘Aas menurut mereka telah menjadi kafir, kafir dalam arti keluar dari islam, yaitu Murtad, dan orang murtad wajib dibunuh, mereka pun memutuskan untuk membunuh ke empat pemuka tersebut.
Pengertian kafir adalah orang yang tidak percaya dan lawan dari kata kafir adalah mu’min yang artinya adalah orang yang percaya, di dalam Al-Qur’an kedua kata ini selalu di kontraskan. Didalamnya kata kafir dipakai terhadap orang yang tidak percaya pada Nabi Muhamad SAW dan ajaran yang beliau bawa. Yaitu orang yang belum menjadi mu’min atau belum masuk Islam (dengan kata lain dipake untuk golongan diluar islam). Tetapi khawarij memakai kata kafir di dalam golongan Islam sendiri.
KHAWARIJ
Dalam perkembangan selanjutnya kaum khawarij berpecah kedalam beberapa golongan, dan konsep kafir turut pula mengalami perubahan lebih lanjut :
1. Golongan Muhakkimah
Yaitu berpendapat bahwa orang Islam yang mengerjakan dosa besar adalah golongan kafir. Kata “kaba’ir” memang terdapat dalam Al-Qur’an , contohnya Surah An Nisa ayat 31.
إِن تَجْتَنِبُواْ كَبَآئِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُم مُّدْخَلاً كَرِي
Jika kamu jauhi dosa-dosa besar yang dilarang bagi kamu, perbuatan-perbuatan burukmu akan kami hilangkan.
“jika kamu menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan kami masukkan kamu ketempat yang mulia(Surga).”
Tetapi ada pendapat bahwa yang mengatakan dosa besar adalah mempunyai keyakinan Tuhan lebih dari pada satu, karena terjemah ayat 48 surah An nisa’ mengatakan ‘Tuhan tidak mengampuni dosa syirik, dan mengampuni dosa selain dari itu bagi siapa yang ia kehendaki.
Tetapi ada hadis-hadis yang mengatakan bahwa dalam dosa besar selain syirik termasuk juga zina, sihir, membunuh manusia tanpa sebab, memakan harta anak yatim piatu, riba, meninggalkan medan pertempuran dan memfitnah perempuan baik-baik.
Maka siapa yang mengerjakan salah satu dosa besar tersebut, menurut golongan Muhakkimah akan menjadi kafir
2. Golongan Azariqah
yaitu golongan kedua, pengertian kafir dalam golongan ini mereka rubah dengan Musyrik, bagi golongan Azariqah yang menjadi musyrik bukan hanya golongan Islam yang dosa besar, tetapi juga orang Islam yang tak sefaham dengan mereka. Dalam pendapat mereka hanya orang Azariqah lah yang orang Islam, orang yang tidak menganut ajaran Azariqah bukanlah orang Islam, dan mereka tidak segan-segan membunuh orang-orang yang demikian.
3. Golongan Najdah
Yaitu golongan yang lebih moderat sedikit dibandingkan Azariqah, mereka berpendapat orang Islam lain bukanlah kafir atau musyrik, tetapi dalam pandangan mereka yaitu apabila dosa kecil dikerjakan terus menerus akan membuat pelakunya menjadi musyrik.
4. Golongan Sufriah
Yaitu golongan yang membagi dosa besar menjadi dua golongan, yaitu dosa yang ada hukumannya di dunia (zina, dll) dan dosa yang tidak ada hukumannya di dunia (meninggalkan shalat, puasa, dll). Golongan dosa yang pertama tidak membuat orang menjadi kafir, tetapi yang membuat dosa besar golongan kedua adalah kafir.
5. Golongan Ibadiah
Yaitu golongan paling moderat dalam golongan khawarij, mereka tidak memandang orang Islam yang tidak sepaham dengan mereka musyrik dan tidak pula mu’min. mereka membagi kafir menjadi dua bagian yaitu kafir al-ni’mah (orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat-nikmat yang diberikan Tuhan) dan kafir al-millah (orang yang keluar dari agama).
MURJI’AH
Akibat kerasnya faham khawarij ini, maka timbullah kaum Murji’ah, kaum yang sama sekali bertentangan dengan faham golongan pendapat khawarij, yaitu kaum Murji’ah, bagi kaum Murji’ah orang Islam yang melakukan dosa besar tidak menjadi kafir tetapi tetap mu’min, soal dosa besarnya diserahkan kepada Tuhan kelak di hari perhitungan (apabila diampuni dia masuk syurga, apabila tidak diampuni dia masuk neraka sesuai dengan waktu dilakukannya kemudian masuk syurga).
Nama Murji’ah berasal dari kata arja’a yang berarti menunda atau memberi pengharapan, mereka disebut kaum Murji’ah karena ajaran mereka memang menundakan soal dosa besar yang dilakukan orang Islam kepada Tuhan (di hari Kiamat), kaum Murji’ah tidak mengambil keputusan sekarang juga di dunia dengan menghukum pelaku dosa besar menjadi kafir dan tidak masuk surga. Ajaran kaum Murji’ah memberikan harapan bagi pelaku dosa besar untuk diberi ampun oleh Tuhan dan bisa masuk surga.
Argument yang kaum Murji’ah yang dijadikan adalah ‘bahwa orang Islam yang melakukan dosa besar masih mengucapkan kedua syahadat (tiada Tuhan selain Allah SWT dan Muhamad SAW adalah Rasulnya) dan orang ini masih mu’min dan bukan kafir atau musyrik, karena orang yang demikian masih mempunyai perbuatan-perbuatan baik yang akan menjadi imbangan bagi dosa besarnya kelak di Hari Perhitungan, Tuhan Bersifat Maha Pemurah dan Maha Pengampun dan mungkin Tuhan mengampuni dosa besar yang dilakukannya di masa hidupnya, dan di dunia ini ia tetap dianggap mu’min dan diperlakukan sebagai orang Islam lainnya.
Kaum Murji’ah berpendapat bahwa perbuatan tidak dapat dipakai sebagai ukuran untuk menentukan Islam atau kafirnya seseorang, yang menentukan hal itu ialah Iman di dalam Hati dan apa yang ada di dalam hati manusia hanya Allah lah yang tahu, disamping manusia yang bersangkutan sendiri, manusia hanya dapat mengetahui apa yang diucapkan orang lain dengan lisannya, apa yang di dalam hatinya tidak dapat diketahui orang lain, dan Iman seseorang tidak dapat dirusakkan oleh dosa yang dilakukannya, sangat bertentangan pendapatnya dengan kaum khawarij (lebih melihat Iman seseorang dengan amal atau perbuatan).
Kaum Murji’ah terpecah juga kedalam beberapa golongan seperti Al-Jahmiah,
Al-Salihiah, Al-Yunusiah, dan Al-khassaniah. Beberapa golongan ini dapat dibagi kedalam dua golongan besar, yaitu golongan Moderat dan golongan Ekstrim.
Golongan Moderat berpendapat bahwa selama seseorang mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT dan Muhamad SAW adalah Rasulnya, orang demikian masih Islam walaupun dosa yang dilakukannya dalam bentuk dosa besar tidak membuat ia keluar dari Islam, ia tetap orang Islam dan ia akan masuk surga, kalau di hari kiamat dosanya diampuni Tuhan ia akan segera masuk surga, dan kalau tidak diampuni ia akan di hukum di neraka sesuai dosa yang dilakukannya dan kemudian baru dimasukkan ke dalam surga.
Golongan Ekstrim berpendapat bahwa perbuatan betul-betul tidak mempunyai pengaruh dalam soal masuk surga atau neraka di akhirat kelak, baik itu dosa besar sekalipun tidak mempunyai pengaruh dalam hal ini, diantara mereka ada berpendapat orang yang beriman sesungguhnya ia pada lahir menyatakan kekufuran dan menyembah berhala, kemudian ia mati, ia akan tetap Islam dan masuk surga. Dan golongan ini membawa orang menjadi tidak mementingkan sikap ahklak dan moral, dan ini tidak sesuai dengan salah satu ajaran dan tujuan Islam yaitu pembinaan moral dan budi pekerti luhur umat.
MU’TAZILAH
Seseorang yang bernama Wasil Ibn ‘Ata’ lahir di Madinah di tahun 700M kemudian pindah ke Basrah dan meninggal dalam usia 49 tahun, ia turut memdengar kuliah-kuliah yang diberikan Al Hasan Al Basri di Mesjid Basrah. Pada suatu ketika wasil menyatakan pendapat bahwa ia tidak setuju dengan paham kwaharij dan bertentangan dengan murji’ah, menurut keyakinannya orang yang melakukan dosa besar bukanlah kafir dan bukanlah mu’min, posisinya diantara keduanya, kalau orang yang demikian meninggal sebelum taubat maka ia akan masuk neraka selama-lamanya, seperti orang kafir, tetapi kalau dia sempat taubat sebelum dia meninggal maka dia akan masuk syurga.
Wasil yang mempunyai paham yang berbeda kemudian mendirikan paham teologi yang bernama mu’tazilah.
Dimasa itu umat Islam telah banyak mempunyai kontak dengan keyakinan-keyakinan dengan agama lain dan dengan falsafat Yunani, akibatnya masuklah faham Qadariah dan Jabariah, faham Qadariah di pelopori oleh Ma’bad Al-Juhani (80 H) dan Ghailani Al-Dimasyqi (abad VIII M), yaitu faham yang menurut mereka manusia lah yang mewujudkan perbuatan-prbuatan nya dengan kemauan dan tenaganya, manusia dalam faham Qadariah mempunyai kebebasan dalam kemauan dan kebebasan perbuatan. faham Jabariah dipelopori oleh Al-Ja’ad Ibn Dirham (abad VIII M) dan Jahm Ibn Safwan (131 H), menurut faham jabariah perbuatan manusia diciptakan dalam diri manusia, dalam faham ini manusia tidak mempunyai kemauan dan daya untuk mewujudkan perbuatannya, semua perbuatannya telah ditentukan Tuhan semenjak awal.
Kontak dengan Falsafat Yunani banyak membawa pemuja’an akal kedalam kalangan Islamm, kaum Mu’tazilah banyak dipengaruhi hal ini dan tidak mengherankan dalam pemikiran teologi mereka banyak dipengaruhi oleh daya akal atau ratio dan mempunyai corak liberal.
Kaum Mu’tazilah dikenal mempunyai lima ajaran dasar , yaitu Al Tawhid, Al ‘Adl, Al wa’d wa al wa’id, Al manzilah bain Al manzilatin dan Al Amr bi Al ma’ruf Al nahy ‘an Al munkar
Ajaran dasar pertama (Al tawhid ) bertujuan membela kemurnian faham kemaha Esa’an Tuhan, ajaran dasar kedua (Al ‘Adl) yaitu Tuhan Maha Adil, ajaran dasar yang ketiga (Al wa’d wa al wa’id) adalah Tuhan akan melaksanakan janji baik dan ancamannya, ajaran dasar keempat adalah (Al manzilah bain Al manzilatin) yaitu orang yang di antara dua posisi (orang yg melakukan dosa itu tidak kafir dan apabila ia bertobat ia akan masuk syurga), ajaran dasar yang kelima (Al Amr bi Al ma’ruf Al nahy ‘an Al munkar) mengandung kewajiban menyuruh berbuat baik dan melarang berbuat jahat.
Wasil Ibn ‘Ata’ → Abu Al Huzail Al’ Alaf (135-235 H) → Al Nazzam (185-221) → Al Jahiz (256 H) → Al Jubba’i (295 H) → Abu Hasyim (321 H) → Al Murdar (226 H) → Al Khayyat (300 H)
Kaum Mu’tazilah sudah tidak ada lagi, mereka mendapat tantangan keras dari umat Islam lain setelah berusaha untuk memaksakan faham-faham mereka dengan menggunakan kekerasan pada abad ke 9.
AL-ASY’ARIAH
Pemikiran rasional Mu’tazilah dan sikap kekerasan mereka mereka membawa pada lahirnya aliran teologi-teologi lain dalam Islam, Aliran itu timbul untuk menjadi tantangan bagi aliran yang bercorak rasionil dan liberal tersebut.
Tantangan pertama datang di Bagdad dari Abu Al-Hasan Al Asy’ari (873-935), faham-faham yang dimajukan Al Asy’ariah ini kemudian mengambil bentuk teologi yang diberi nama Al-Asy’ariah, di antara pemuka- pemuka termasyur terdapat nama-nama Abu Bakar Al Baqillani (1013 M), Imam Al Haramain Al Juwaini (419-478 H) dan Abu Hamid Al Ghazali (1058-1111)
Pendapat Al Asy’ari adalah Tuhan tetap mempunyai sifat-sifat, Tuhan kata Al Asy’ari tidak mungkin mengetahui dengan essensi-Nya, perbuatan manusia bukanlah diwujudkan manusia sendiri, tetapi diciptakan Tuhan, manusia bukanlah pencipta, tetapi dalam perwujudan dan perbuatannya manusia mempunyai bagian, sungguhpun bagian tidak efektif (diberi nama Al Kasb), karena Tuhan berkuasa mutlak, Tuhan tidak meski menjalankan janji-janji baik dan ancaman-Nya. Tuhan sebagai Pemilik Mutlak berbuat sekehandak hati-Nya terhadap Mahluk-Nya, mengenai dosa besar Al Asy’ari sependapat dengan Murji’ah Moderat.
Al Baqillani dan Al Juwaini tidak sepenuhnya sefaham dengan Al Asy’ari, terutama dalam soal Kasb, menurut mereka manusia masih mempunyai ke-bebanan dalam kehendak dan perbuatannya, hanya Al Ghazali yang setia pada ajaran Al Asy’ari.
MATURIDIAH
Tantangan kedua datang dari Abu Mansur Al Maturidi (944 M) di Samarqand, dalam soal-soal sifat-sifat Tuhan Al-Maturidi sefaham dengan Al Asy’ari, baginya juga Tuhan mengetahui bukan dengan zatnya, tetapi dengan Pengetahuan-Nya, Al Quran dalam pendapatnya juga bersifat qadim dan bukan diciptakan, mengenai dosa besar ia juga sefaham dengan Al Asy’ari, tetapi dalam perbuatan manusia ia berpendapat lain dari Al Asy’ari, pendapatnya lebih dekat dengan Al-Muta’zilah dalam artian bahwa manusialah sebenarnya yang mewujudkan perbuatan-perbuatannya. Dalam soal Al wa’d wa al wa’id Al Maturidi juga tidak sefaham dengan Al Asy’ari, sesuai dengan Al Muta’zilah ia berpendapat bahwa janji-janji baik dan ancaman-ancaman Tuhan pasti akan terjadi kelak.
Jelas kiranya teologi Al-Maturidi terletak diantara aliran Al-Asy’ari dan aliran Muta’zilah, pemuka-pemuka terbesar di aliran Al-Maturidi antara lain Abu Al-Yus Al-Bazdawi (421-493 H) dan Najm Al-Din Al-Nasafi (460-537 H).
Penutup
Aliran Asy’ariah dan Aliran Maturidiah masih ada dan inilah pada umumnya yang dianut oleh umat Islam sekarang, Aliran Maturidiah banyak dianut oleh pengikut-pengikut Mazhab Abu Hanafi, kedua aliran inilah yang disebut Ahli sunnah, tetapi faham rasional yang dibawa oleh kaum Muta’zilah mulai timbul kembali di abad ke-20, terutama dikalangan kaum terpelajar Islam, tetapi bagaimana pun, kaum Asy’ariah jauh lebih banyak dari pada pengikut-pengikut aliran lainnya. Tetapi jiwa kaum terpelajar sekarang lebih dapat menerima teologi atau falsafat hidup Muta’zilah, pemikiran-pemikiran Muta’zilah mulai ditimbulkan kembali oleh pemuka-pemuka pembaharuan dalam Islam periode abad ke-19, pandangan orang terhadap Muta’zilah telah berubah, kalau dulu dianggap kafir dan buku serta ajaran-ajaran dilarang, sekarang sudah ada pengarang-pengarang dan penyokong.
Dari uraian diatas dapatlah dilihat bahwa dalam lapangan hukum Islam, dalam Teologi Islam terdapat pula beberapa mahzab atau aliran, aliran-aliran yang ada dan yang timbul lagi adalah Asy’ariah, Maturidiah dan Muta’zilah. Ketiga aliran ini, sama halnya dengan mahzab-mahzab hukum Islam, tidak keluar dari ajaran-ajaran Islam, semuanya masih dalam lingkungan Islam dan oleh karena itu tiap orang Islam mempunyai kebebasan untuk memilih aliran teologi atau falsafat hidup yang sesuai dengan jiwanya.
Wallahu’alam bissowab
jilbab
JILBAB yang dalam bahasa arabnya disebut hijab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh kecuali yang bisa nampak (wajah dan kedua telapak tangan). Namuun, kalo ngeliat kenyataan yang ada, sepertinya defenisi jilbab diatas udah jauh bergeser, sehingga fungsi jilbab bagi wanita yang seharusnya berfungsi menutup aurat dan melindungi perhiasan (kecantikan) wanita malahan sekarang menjadi pakaian mode yang mempunyai trend-trend tertentu. Di pasaran udah banyak dijual jilbab" Inneke", jilbab "Marissa", jilbab "ikat", dan jilbab-jilbab lain dengan corak dan warna warni yang cukup norak (termasuk jilbab Funky). Jika saudariku emang ngaku sebagai jilbaber sejati, semestinya kita harus ngikutin model jilbab yang udah dicontohkan oleh Rasulullah (Shallallaahu ‘alaihi wasallam) melalui para istri-istri dan sahabiyah-sahabiyah beliau (radiyallaahu ‘anhunna). Jilbab model ini dijamin nggak akan ngerugiin saudariku sebagai muslimah, karena model ini berlaku hingga hari kiamat kelak. Model ini yang menciptakan bukan para designer-designer lawasan yang terkenal itu, tapi model ini telah ditetapkan langsung oleh ALLAH Subhaanahu wata’aala, Pencipta Alam Semesta, Yang Maha Tahu tentang apa yang terbaik bagi hambaNya (termasuk untuk diri saudariku). Dan model itu terbukti ampuh untuk melindungi diri dan kehormatan wanita yang mengenakannya dengan sempurna. Jilbab model ini nggak kenal istilah trend-trenan, nggak kenal kemunduran ataupun kemajuan zaman, pokoknya jilbab ini up to date. Adapun model jilbab yang termasuk kategori sempurna adalah :
1. MELIPUTI SELURUH BADAN SELAIN YANG DIKECUALIKAN
Syarat ini terdapat dalam firman Allah dalam surat An-Nuur : 31 berbunyi :
"Katakanlah kepada wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka (mertua) atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara mereka (kakak dan adiknya) atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka (keponakan) atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."
Juga firman Allah dalam surat Al-Ahzab : 59 berbunyi : "Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mumin : "Hendaklah mereka mengulurkann jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Al-Qurthubi berkata : Pengecualian itu adalah pada wajah dan telapak tangan. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : "Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini." Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya."
2. BUKAN BERFUNGSI SEBAGAI PERHIASAN
Ini berdasarkan firman Allah dalam surat An-Nuur ayat 31 berbunyi : "Dan janganlah kaum wanita itu menampakkan perhiasan mereka." Secara umum kandungan ayat ini juga mencakup pakaian biasa jika dihiasi dengan sesuatu, yang menyebabkan kaum laki-laki melirikkan pandangan kepadanya. Hal ini dikuatkan oleh firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 33 : "Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti oang-orang jahiliyah."
Juga berdasarkan sabda Nabi : "Ada tiga golongan yang tidak akan ditanya yaitu, seorang laki-laki yang meninggalkan jamaah dan mendurhakai imamnya serta meninggal dalam keadaan durhaka, seorang budak wanita atau laki-laki yang melarikan diri (dari tuannya) lalu ia mati, serta seorang wanita yang ditinggal oleh suaminya, padahal suaminya telah mencukupi keperluan duniawinya, namun setelah itu ia bertabarruj. Ketiganya itu tidak akan ditanya." (Dikeluarkan Al-Hakim 1/119 dan disepakati Adz-Dzahabi; Ahmad VI/19; Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad; At-Thabrani dalam Al-Kabir; Al-Baihaqi dalam As-Syuaib).
Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang wajib ditutup karena dapat membangkitkan syahwat laki-laki. (Fathul Bayan VII/19).
3. KAINNYA HARUS TEBAL (TIDAK TIPIS)
Saudariku…, yang namanya nutup itu kan harus tebal, trus kalo tipis apa bedanya sama plastik transparan? Makanya pakaian itu hanya akan semakin memancing fitnah (godaan) dan berarti menampakkan perhiasan tubuh saudariku. Dalam hal ini Rasulullah telah bersabda :
"Pada akhir umatku nanti akan ada wanita-wanita yang berpakain namun (hakekatnya) telanjang. Di atas kepala mereka seperti terdapat bongkol (punuk) unta. Kutuklah mereka karena sebenarnya mereka adalah kaum wanita yang terkutuk." Di dalam hadits lain terdapat tambahan : "Mereka tidak akan masuk surga dan juga tidak akan mencium baunya, padahal baunya surga itu dapat dicium dari perjalanan sekian dan sekian." (At-Thabrani dalam Al-Mujam As-Shaghir hal. 232; Hadits lain tersebut dikeluarkan oleh Muslim dari riwayat Abu Hurairah. Lihat Al-Hadits As-Shahihah no. 1326).
Hadist di atas dah nunjukin bahwa pakaian yang tipis atawa yang mensifati dan menggambarkan lekuk-lekuk tubuh adalah dilarang. Sebenernya pakaian yang tipis itu kan lebih berbahaya daripada pakaian yang ketat tapi tebal, walaupun kedua-duanya memang bukan pakaian yang baik bagi wanita.
4. HARUS LONGGAR (TIDAK KETAT) SEHINGGA TIDAK DAPAT MENGGAMBARKAN SESUATU DARI TUBUHNYA
Tapi sayang ya…, kok model ini lagi ngetren sekarang? Jangankan menggambarkan bentuk tubuh, malahan sekarang udah beralih ke jiplak bentuh tubuh. Tapi yah semoga kita bisa kembali kepada tuntunan Nabi kita. Sebagaimana beliau pernah memerintahkan kepada seorang sahabat radiyallaahu anhu untuk memberikan pakaian yang tebal yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh kepada istri sahabat tersebut.
5. TIDAK DIBERI WEWANGIAN ATAU PARFUM
Zaman sekarang kalau kebanyakan muslimah kalo keluar mungkin serasa nggak PD kalo belum nyemprotin parfumnya, seperti ada yang kurang gitchu… Padahal Rasulullah (shallallaahu ‘alaihi wasallam) telah dengan tegas melarang hal tersebut. Bukannya tanpa alasan sih Rasulullah (shallallaahu ‘alaihi wasallam) melarang hal tersebut. Hal itu didak lain karena dengan wanginya parfum yang terhirup dari seorang wanita jelas akan membawa imajinasi seorang lelaki dalam lautan nafsu syahwatnya.
Rasulullah bersabda : "Siapapun wanita yang memakai wewangian, lalu ia melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah pezina." (An-Nasai II/283; Abu Daud II/192; At-Tirmidzi IV/17; Ahmad IV/100, Ibnu Khuzaimah III/91; Ibnu Hibban 1474; Al-Hakim II/396 dan disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Dalam hadis lain Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam malahan melarang seorang wanita yang memakai parfum untuk tidak pergi shalat berjamaah di masjid.
Dari Musa bin Yasar dari Abu Hurairah : Bahwa seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian menerpanya. Maka Abu Hurairah berkata : Wahai hamba Allah ! Apakah kamu hendak ke masjid ? Ia menjawab : Ya. Abu Hurairah kemudian berkata : Pulanglah saja, lalu mandilah ! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah bersabda : "Jika seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangian menghembus maka Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu mandi." (Al-Baihaqi III/133; Al-Mundziri III/94)
Kalo hadis diatas udah nunjukin bahwa seorang wanita dilarang menggunakan parfum walaupun unutk pergi ke mesjid, trus gimana ya kalo ada seorang wanita yang pergi ke pasar, kampus, sekolah, dengan bermandikan wewangian ? Tentunya hal itu lebih ngga’ boleh kan!
6. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN LAKI-LAKI
Kita semua setuju dong kalo Allah Subhaanahu Wata’aala mencipatakan wanita dan pria dengan kodrat yang masing-masing berbeda, tapi mempunyai kedudukan yang sama dalam amal dan ibadah. Makanya kita juga musti yakin kalo Allah Subhaanahu Wata’aala memberikan fitrah dan tuntunan dalam hal pakaian atawa yang laen yang berbeda jenisnya antara pria dan wanita. Bagi yang melanggar syariat itu maka kita akan terkena ancaman Allah Subhaanahu Wata’aala dan RasulNya, karena ada beberapa hadits shahih yang melaknat wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria, baik dalam hal pakaian maupun lainnya.
Dari Abu Hurairah berkata : Rasulullah melaknat pria yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian pria (Abu Daud II/182; Ibnu Majah I/588; Ahmad II/325; Al-Hakim IV/19 disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Dari Abdullah bin Amru yang berkata : Saya mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak termasuk golongan kami para wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria dan kaum pria yang menyerupakan diri dengan kaum wanita." (Ahmad II/199-200; Abu Nuaim dalam Al-Hilyah III/321)
Dari Ibnu Abbas yang berkata : Nabi melaknat kaum pria yang bertingkah kewanita-wanitaan dan kaum wanita yang bertingkah kelaki-lakian. Beliau bersabda : "Keluarkan mereka dari rumah kalian. Nabi pun mengeluarkan si fulan dan Umar juga mengeluarkan si fulan." Dalam lafadz lain : "Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupakan diri dengan kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria." (Al-Bukhari X/273-274; Abu Daud II/182,305; Ad-Darimy II/280-281; Ahmad no. 1982,2066,2123,2263,3391,3060,3151 dan 4358; At-Tirmidzi IV/16-17; Ibnu Majah V/189; At-Thayalisi no. 2679).
Dari Abdullah bin Umar yang berkata : Rasulullah bersabda : "Tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan memandang mereka pada hari kiamat; Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang bertingkah kelaki-lakian dan menyerupakan diri dengan laki-laki dan dayyuts (orang yang tidak memiliki rasa cemburu)." (An-Nasai !/357; Al-Hakim I/72 dan IV/146-147 disepakati Adz-Dzahabi; Al-Baihaqi X/226 dan Ahmad II/182).
Saudariku, dari hadis diatas terkandung petunjuk yang jelas mengenai diharamkannya tindakan wanita menyerupai kaum pria, begitu pula sebaiknya.
7. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN WANITA-WANITA KAFIR
Ketika wanita non Islam ngeluarin model "You Can See", eh buru-buru diantara wanita muslim juga ngikut dengan ngeluarin model yang sama. Hanya bedanya kalo yang muslim kebanyakan berlengan panjang dengan paduan kerudung tipis sebagai penutup kepala + pengikat leher.
Saudariku…. (semoga Allah Subhaanahu Wata’aala menjagamu)
Agama kita neh telah menetapkan bahwa kaum muslimin (laki-laki maupun perempuan) tidak boleh bertasyabuh (menyerupai) kepada orang-orang kafir, baik dalam ibadah, ikut merayakan hari raya, dan berpakain khas mereka.
Firman Allah surat Al-Hadid : 16, berbunyi : "Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik."
Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam bersabda :
"Barangsiapa menyerupai satu kaum, maka ia termasuk golongan mereka." (Shahih Abu Dawud II/761).
8. BUKAN PAKAIAN UNTUK MENCARI POPULARITAS (PAKAIAN KEBESARAN)
Berdasarkan hadits Ibnu Umar yang berkata : Rasulullah bersabda : "Barangsiapa mengenakan pakaian (libas) syuhrah di dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka." (Abu Daud II/172; Ibnu Majah II/278-279).
Libas Syuhrah adalah setiap pakaian yang dipakai dengan tujuan untuk meraih popularitas di tengah-tengah orang banyak, baik pakain tersebut mahal, yang dipakai oleh seseorang untuk berbangga dengan dunia dan perhiasannya, maupun pakaian yang bernilai rendah, yang dipakai oleh seseorang untuk menampakkan kezuhudannya dan dengan tujuan riya (Asy-Syaukani dalam Nailul Authar II/94). Ibnul Atsir berkata : "Syuhrah artinya terlihatnya sesuatu. Maksud dari Libas Syuhrah adalah pakaiannya terkenal di kalangan orang-orang yang mengangkat pandangannya mereka kepadanya. Ia berbangga terhadap orang lain dengan sikap angkuh dan sombong."
Kesimpulannya :
Hendaklah menutup seluruh badannya, kecuali wajah dan dua telapak dengan perincian sebagaimana yang telah dikemukakan, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas. Gimana udah paham kan? InsyaAllah. Oh iya buat yang belum berjilbab, ya.. sebaiknya cepet-cepet berjilbab deh! Nggak ada ruginya kok kalau naatin perintah Pemilik Langit dan Bumi, and nggak usah takut kecantikan alamimu nggak akan hilang koq, karena dengan berjilbab kecantikanmu akan terjaga, dan Allah yang akan menjaganya.
Sumber : Kitab Jilbab Al-Marah Al-Muslimah fil Kitabi was Sunnah (Syaikh Al-Albany)
1. MELIPUTI SELURUH BADAN SELAIN YANG DIKECUALIKAN
Syarat ini terdapat dalam firman Allah dalam surat An-Nuur : 31 berbunyi :
"Katakanlah kepada wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka (mertua) atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara mereka (kakak dan adiknya) atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka (keponakan) atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."
Juga firman Allah dalam surat Al-Ahzab : 59 berbunyi : "Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mumin : "Hendaklah mereka mengulurkann jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Al-Qurthubi berkata : Pengecualian itu adalah pada wajah dan telapak tangan. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : "Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini." Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya."
2. BUKAN BERFUNGSI SEBAGAI PERHIASAN
Ini berdasarkan firman Allah dalam surat An-Nuur ayat 31 berbunyi : "Dan janganlah kaum wanita itu menampakkan perhiasan mereka." Secara umum kandungan ayat ini juga mencakup pakaian biasa jika dihiasi dengan sesuatu, yang menyebabkan kaum laki-laki melirikkan pandangan kepadanya. Hal ini dikuatkan oleh firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 33 : "Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti oang-orang jahiliyah."
Juga berdasarkan sabda Nabi : "Ada tiga golongan yang tidak akan ditanya yaitu, seorang laki-laki yang meninggalkan jamaah dan mendurhakai imamnya serta meninggal dalam keadaan durhaka, seorang budak wanita atau laki-laki yang melarikan diri (dari tuannya) lalu ia mati, serta seorang wanita yang ditinggal oleh suaminya, padahal suaminya telah mencukupi keperluan duniawinya, namun setelah itu ia bertabarruj. Ketiganya itu tidak akan ditanya." (Dikeluarkan Al-Hakim 1/119 dan disepakati Adz-Dzahabi; Ahmad VI/19; Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad; At-Thabrani dalam Al-Kabir; Al-Baihaqi dalam As-Syuaib).
Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang wajib ditutup karena dapat membangkitkan syahwat laki-laki. (Fathul Bayan VII/19).
3. KAINNYA HARUS TEBAL (TIDAK TIPIS)
Saudariku…, yang namanya nutup itu kan harus tebal, trus kalo tipis apa bedanya sama plastik transparan? Makanya pakaian itu hanya akan semakin memancing fitnah (godaan) dan berarti menampakkan perhiasan tubuh saudariku. Dalam hal ini Rasulullah telah bersabda :
"Pada akhir umatku nanti akan ada wanita-wanita yang berpakain namun (hakekatnya) telanjang. Di atas kepala mereka seperti terdapat bongkol (punuk) unta. Kutuklah mereka karena sebenarnya mereka adalah kaum wanita yang terkutuk." Di dalam hadits lain terdapat tambahan : "Mereka tidak akan masuk surga dan juga tidak akan mencium baunya, padahal baunya surga itu dapat dicium dari perjalanan sekian dan sekian." (At-Thabrani dalam Al-Mujam As-Shaghir hal. 232; Hadits lain tersebut dikeluarkan oleh Muslim dari riwayat Abu Hurairah. Lihat Al-Hadits As-Shahihah no. 1326).
Hadist di atas dah nunjukin bahwa pakaian yang tipis atawa yang mensifati dan menggambarkan lekuk-lekuk tubuh adalah dilarang. Sebenernya pakaian yang tipis itu kan lebih berbahaya daripada pakaian yang ketat tapi tebal, walaupun kedua-duanya memang bukan pakaian yang baik bagi wanita.
4. HARUS LONGGAR (TIDAK KETAT) SEHINGGA TIDAK DAPAT MENGGAMBARKAN SESUATU DARI TUBUHNYA
Tapi sayang ya…, kok model ini lagi ngetren sekarang? Jangankan menggambarkan bentuk tubuh, malahan sekarang udah beralih ke jiplak bentuh tubuh. Tapi yah semoga kita bisa kembali kepada tuntunan Nabi kita. Sebagaimana beliau pernah memerintahkan kepada seorang sahabat radiyallaahu anhu untuk memberikan pakaian yang tebal yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh kepada istri sahabat tersebut.
5. TIDAK DIBERI WEWANGIAN ATAU PARFUM
Zaman sekarang kalau kebanyakan muslimah kalo keluar mungkin serasa nggak PD kalo belum nyemprotin parfumnya, seperti ada yang kurang gitchu… Padahal Rasulullah (shallallaahu ‘alaihi wasallam) telah dengan tegas melarang hal tersebut. Bukannya tanpa alasan sih Rasulullah (shallallaahu ‘alaihi wasallam) melarang hal tersebut. Hal itu didak lain karena dengan wanginya parfum yang terhirup dari seorang wanita jelas akan membawa imajinasi seorang lelaki dalam lautan nafsu syahwatnya.
Rasulullah bersabda : "Siapapun wanita yang memakai wewangian, lalu ia melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah pezina." (An-Nasai II/283; Abu Daud II/192; At-Tirmidzi IV/17; Ahmad IV/100, Ibnu Khuzaimah III/91; Ibnu Hibban 1474; Al-Hakim II/396 dan disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Dalam hadis lain Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam malahan melarang seorang wanita yang memakai parfum untuk tidak pergi shalat berjamaah di masjid.
Dari Musa bin Yasar dari Abu Hurairah : Bahwa seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian menerpanya. Maka Abu Hurairah berkata : Wahai hamba Allah ! Apakah kamu hendak ke masjid ? Ia menjawab : Ya. Abu Hurairah kemudian berkata : Pulanglah saja, lalu mandilah ! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah bersabda : "Jika seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangian menghembus maka Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu mandi." (Al-Baihaqi III/133; Al-Mundziri III/94)
Kalo hadis diatas udah nunjukin bahwa seorang wanita dilarang menggunakan parfum walaupun unutk pergi ke mesjid, trus gimana ya kalo ada seorang wanita yang pergi ke pasar, kampus, sekolah, dengan bermandikan wewangian ? Tentunya hal itu lebih ngga’ boleh kan!
6. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN LAKI-LAKI
Kita semua setuju dong kalo Allah Subhaanahu Wata’aala mencipatakan wanita dan pria dengan kodrat yang masing-masing berbeda, tapi mempunyai kedudukan yang sama dalam amal dan ibadah. Makanya kita juga musti yakin kalo Allah Subhaanahu Wata’aala memberikan fitrah dan tuntunan dalam hal pakaian atawa yang laen yang berbeda jenisnya antara pria dan wanita. Bagi yang melanggar syariat itu maka kita akan terkena ancaman Allah Subhaanahu Wata’aala dan RasulNya, karena ada beberapa hadits shahih yang melaknat wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria, baik dalam hal pakaian maupun lainnya.
Dari Abu Hurairah berkata : Rasulullah melaknat pria yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian pria (Abu Daud II/182; Ibnu Majah I/588; Ahmad II/325; Al-Hakim IV/19 disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Dari Abdullah bin Amru yang berkata : Saya mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak termasuk golongan kami para wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria dan kaum pria yang menyerupakan diri dengan kaum wanita." (Ahmad II/199-200; Abu Nuaim dalam Al-Hilyah III/321)
Dari Ibnu Abbas yang berkata : Nabi melaknat kaum pria yang bertingkah kewanita-wanitaan dan kaum wanita yang bertingkah kelaki-lakian. Beliau bersabda : "Keluarkan mereka dari rumah kalian. Nabi pun mengeluarkan si fulan dan Umar juga mengeluarkan si fulan." Dalam lafadz lain : "Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupakan diri dengan kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria." (Al-Bukhari X/273-274; Abu Daud II/182,305; Ad-Darimy II/280-281; Ahmad no. 1982,2066,2123,2263,3391,3060,3151 dan 4358; At-Tirmidzi IV/16-17; Ibnu Majah V/189; At-Thayalisi no. 2679).
Dari Abdullah bin Umar yang berkata : Rasulullah bersabda : "Tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan memandang mereka pada hari kiamat; Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang bertingkah kelaki-lakian dan menyerupakan diri dengan laki-laki dan dayyuts (orang yang tidak memiliki rasa cemburu)." (An-Nasai !/357; Al-Hakim I/72 dan IV/146-147 disepakati Adz-Dzahabi; Al-Baihaqi X/226 dan Ahmad II/182).
Saudariku, dari hadis diatas terkandung petunjuk yang jelas mengenai diharamkannya tindakan wanita menyerupai kaum pria, begitu pula sebaiknya.
7. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN WANITA-WANITA KAFIR
Ketika wanita non Islam ngeluarin model "You Can See", eh buru-buru diantara wanita muslim juga ngikut dengan ngeluarin model yang sama. Hanya bedanya kalo yang muslim kebanyakan berlengan panjang dengan paduan kerudung tipis sebagai penutup kepala + pengikat leher.
Saudariku…. (semoga Allah Subhaanahu Wata’aala menjagamu)
Agama kita neh telah menetapkan bahwa kaum muslimin (laki-laki maupun perempuan) tidak boleh bertasyabuh (menyerupai) kepada orang-orang kafir, baik dalam ibadah, ikut merayakan hari raya, dan berpakain khas mereka.
Firman Allah surat Al-Hadid : 16, berbunyi : "Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik."
Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam bersabda :
"Barangsiapa menyerupai satu kaum, maka ia termasuk golongan mereka." (Shahih Abu Dawud II/761).
8. BUKAN PAKAIAN UNTUK MENCARI POPULARITAS (PAKAIAN KEBESARAN)
Berdasarkan hadits Ibnu Umar yang berkata : Rasulullah bersabda : "Barangsiapa mengenakan pakaian (libas) syuhrah di dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka." (Abu Daud II/172; Ibnu Majah II/278-279).
Libas Syuhrah adalah setiap pakaian yang dipakai dengan tujuan untuk meraih popularitas di tengah-tengah orang banyak, baik pakain tersebut mahal, yang dipakai oleh seseorang untuk berbangga dengan dunia dan perhiasannya, maupun pakaian yang bernilai rendah, yang dipakai oleh seseorang untuk menampakkan kezuhudannya dan dengan tujuan riya (Asy-Syaukani dalam Nailul Authar II/94). Ibnul Atsir berkata : "Syuhrah artinya terlihatnya sesuatu. Maksud dari Libas Syuhrah adalah pakaiannya terkenal di kalangan orang-orang yang mengangkat pandangannya mereka kepadanya. Ia berbangga terhadap orang lain dengan sikap angkuh dan sombong."
Kesimpulannya :
Hendaklah menutup seluruh badannya, kecuali wajah dan dua telapak dengan perincian sebagaimana yang telah dikemukakan, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas. Gimana udah paham kan? InsyaAllah. Oh iya buat yang belum berjilbab, ya.. sebaiknya cepet-cepet berjilbab deh! Nggak ada ruginya kok kalau naatin perintah Pemilik Langit dan Bumi, and nggak usah takut kecantikan alamimu nggak akan hilang koq, karena dengan berjilbab kecantikanmu akan terjaga, dan Allah yang akan menjaganya.
Sumber : Kitab Jilbab Al-Marah Al-Muslimah fil Kitabi was Sunnah (Syaikh Al-Albany)
Thursday, November 23, 2006
pembalasan kami
assalamualaykum wr wb
pengalaman dalam berbagai hal akan membuat kita lebih dewasa, khususnya pengalaman buruk, karena akan membuat kita berpikir bagaimana cara mencari jalan keluar, baik itu dalam agama, individu, keluarga, masyarakat.
pengalaman yang akan saya ceritakan disini adalah pengalaman kerja, sesuai di bidang pekerja'an kami, kami adalah salah satu agen resmi elpiji dari pertamina, jadi dalam bidang jasa. kegiatan kami otomatis menjual isi elpiji dan tabung beserta isinya, baik itu cash dan kredit.
namanya juga manusia, ada kekurangan dan ada kelebihan, dan sifat manusia pun berbeda-beda, akhirnya ini menimpa kami juga, dimana seorang konsumen baru, sebut saja nama toko nya adalah 'sp' toko sp ini menjual alat2 yg menggunakan elpiji dan juga alat elektronik lainnya (ac, magic jar, dan lain-lain)
pertama membeli, dia selalu cash, lalu dia nelpon, minta tenggang waktu seminggu, lalu dua minggu.
dua minggu sih kami masih toleransi, tp cek yang dibayarkan toko tersebut cek yg ternyata tidak ada uangnya dibank, (memalukan saya dhadapan keluarga dan teman2 bisnis), lalu kami telpon, dia minta ma'af dan minta waktu dua hari, dua hari kemudia kami telpon, dia minta waktu lagi, dan begitu seterusnya, malahan dia pernah marah-marah (padahal kami cuman mau mengambil hak kami), waktu terus berganti (woh, kek film aja), ternyata sudah lebih 1bulan, dan sudah tdk ada perkembangan (soalnya kalo dtelpon, selalu dbilang org yg punya toko sedang keluar dan makan), padahal kami sudah menawarkan cicil perhari kalo mau, malah dbalas dengan marah-marah.
sore tadi saya minta tunjukkan toko nya, lumayan besar juga, dalam hati mikir deh (kalo dcicil masa g bisa, barang kan sudah diambil, ngembalikan barang juga g mau).
lalu saya nanya-nanya sambil masuk toko itu
may "ada ac g pak, merknya XXX(sensor)"
pegawai toko "ada"
may " yang 1 pk hrg brp, dan yg 1,5 pk hrg brp, survey harga aja dulu"
pegawai toko "(langsung telpon ke bosnya), lalu bilang 1pk 2.650.000, yg pake ion 2.850.000, yg 1,5pk g ada, kami g stok itu, org banyak cari yang 1pk soalnya".
may "g bisa kurang nih, ambil 3 lo"
pegawai toko '(langsung telpon, nanya apa bisa kurang), g bisa kurang, itu harga pas"
may "ya udah, saya ambil 3, ini uang dp nya, sisanya nanti dkantor, dpasangkan saja, dan jam 2siang, soalnya saya ada kuliah paginya".
langsung saya bayarkan dp nya, sisanya nanti potong hutang, hutangnya ndak banyak amat sih, 6.500.000 aja, cuman saya kesal sama dia yg marah2, dan selalu berbohong.
dan sekalian mau beli ac juga sih, hehehe, buat dktr sama di warnet, lumayan jd ngurangin biaya dari saya, g tau lagi besok apakah dia marah apa nggak setelah tau dpotong hutangnya, yg jelas semua sudah dbikin sandiwara, dbiarkan dulu dia masang, nanti kalo mau uang sisanya, baru dia dsuruh masuk ktr yg dlantai bawah, dsana nanti saya yg teman-teman jelekkin, mereka bilang g tau kalo saya yg beli ac, biar lah saya djelek-jelekin, yang jelas, saya cuman mengambil hak.
wassalamualaykum wr wb
pengalaman dalam berbagai hal akan membuat kita lebih dewasa, khususnya pengalaman buruk, karena akan membuat kita berpikir bagaimana cara mencari jalan keluar, baik itu dalam agama, individu, keluarga, masyarakat.
pengalaman yang akan saya ceritakan disini adalah pengalaman kerja, sesuai di bidang pekerja'an kami, kami adalah salah satu agen resmi elpiji dari pertamina, jadi dalam bidang jasa. kegiatan kami otomatis menjual isi elpiji dan tabung beserta isinya, baik itu cash dan kredit.
namanya juga manusia, ada kekurangan dan ada kelebihan, dan sifat manusia pun berbeda-beda, akhirnya ini menimpa kami juga, dimana seorang konsumen baru, sebut saja nama toko nya adalah 'sp' toko sp ini menjual alat2 yg menggunakan elpiji dan juga alat elektronik lainnya (ac, magic jar, dan lain-lain)
pertama membeli, dia selalu cash, lalu dia nelpon, minta tenggang waktu seminggu, lalu dua minggu.
dua minggu sih kami masih toleransi, tp cek yang dibayarkan toko tersebut cek yg ternyata tidak ada uangnya dibank, (memalukan saya dhadapan keluarga dan teman2 bisnis), lalu kami telpon, dia minta ma'af dan minta waktu dua hari, dua hari kemudia kami telpon, dia minta waktu lagi, dan begitu seterusnya, malahan dia pernah marah-marah (padahal kami cuman mau mengambil hak kami), waktu terus berganti (woh, kek film aja), ternyata sudah lebih 1bulan, dan sudah tdk ada perkembangan (soalnya kalo dtelpon, selalu dbilang org yg punya toko sedang keluar dan makan), padahal kami sudah menawarkan cicil perhari kalo mau, malah dbalas dengan marah-marah.
sore tadi saya minta tunjukkan toko nya, lumayan besar juga, dalam hati mikir deh (kalo dcicil masa g bisa, barang kan sudah diambil, ngembalikan barang juga g mau).
lalu saya nanya-nanya sambil masuk toko itu
may "ada ac g pak, merknya XXX(sensor)"
pegawai toko "ada"
may " yang 1 pk hrg brp, dan yg 1,5 pk hrg brp, survey harga aja dulu"
pegawai toko "(langsung telpon ke bosnya), lalu bilang 1pk 2.650.000, yg pake ion 2.850.000, yg 1,5pk g ada, kami g stok itu, org banyak cari yang 1pk soalnya".
may "g bisa kurang nih, ambil 3 lo"
pegawai toko '(langsung telpon, nanya apa bisa kurang), g bisa kurang, itu harga pas"
may "ya udah, saya ambil 3, ini uang dp nya, sisanya nanti dkantor, dpasangkan saja, dan jam 2siang, soalnya saya ada kuliah paginya".
langsung saya bayarkan dp nya, sisanya nanti potong hutang, hutangnya ndak banyak amat sih, 6.500.000 aja, cuman saya kesal sama dia yg marah2, dan selalu berbohong.
dan sekalian mau beli ac juga sih, hehehe, buat dktr sama di warnet, lumayan jd ngurangin biaya dari saya, g tau lagi besok apakah dia marah apa nggak setelah tau dpotong hutangnya, yg jelas semua sudah dbikin sandiwara, dbiarkan dulu dia masang, nanti kalo mau uang sisanya, baru dia dsuruh masuk ktr yg dlantai bawah, dsana nanti saya yg teman-teman jelekkin, mereka bilang g tau kalo saya yg beli ac, biar lah saya djelek-jelekin, yang jelas, saya cuman mengambil hak.
wassalamualaykum wr wb
Subscribe to:
Posts (Atom)
